by

Salah Yang Sholeh

Bahkan pelatihnya sekarang, Juergen Klopp, mengatakan bahwa Mohamed Salah adalah pemain bintang, yang membaca kitab suci agamanya dan konsisten mengamalkan tuntunannya.

Di Mesir, Mohamed Salah menjadi idola anak-anak muda. “Aku ingin seperti Mohamed Salah ketika besar nanti,” ujar Mohamed Abdel, bocah berusia 12 tahun dari desa Nagrig. Dan berkat bola, Mohamed Salah mampu membangun rumah sakit modern di desanya Nagrig serta memberikan bantuan untuk pendidikan kaum papa di desa asalnya Nagrig dan Mesir.

Di Inggris, para fans Liverpool dengan riang berteriak bersama-sama: _Assalamu’allaikum_, Salah, we need you!

Sebuah dakwah riil, nyata, konkrit, membumi.

Manakala dakwah dengan sikap dan tindakan lebih dibutuhkan dari pada dengan lisan dan tulisan, maka, dakwah dengan ahlak dan adab yang luhur bisa mengalahkan 1.000 majelis ilmu (teori) tentang ahlak; Orang menyebutnya sebagai keteladanan.

Satu teladan, bisa jadi akan lebih efektif dari seribu penataran. Membangun citra Islam dengan prestasi dan reputasi. Mari …. !!!

Sumber : Syafridhani Smaradhana

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed