Salah Input Situng KPU

ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Pertama perlu kita ketahui bersama bahwa data suara di server KPU TIDAK BERKEKUATAN HUKUM. Ia hanyalah alat bantu untuk memudahkan masyarakat mengecek kesesuaian data di TPS (C1). YANG BERKEKUATAN HUKUM adalah rekapitulasi manual berjenjang dari level C1 hingga pusat, dalam bentuk dokumen kertas yang ditandatangani oleh Penyelenggara Pemilu, Pengawas, Saksi, baik di level TPS, Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Pusat. Semua tingkat itu harus ada dokumen kertas yang ditandatangani pihak yang terkait.

Kedua, jadi bisa dong KPU salah input data? Tentu mungkin saja, karena yang memasukkan adalah operator SITUNG yang manusia, yang bisa salah memasukkan baik sengaja atau tidak sengaja. Kesalahan input data ke dalam server KPU tidak berpengaruh terhadap hasil resmi KPU, karena tadi, data yang akan dipakai resmi adalah data rekapan manual/kertas yang ditandatangani.

Ketiga, terus kalau terbukti datanya salah, bagaimana? Laporkan ke KPU setempat, minta diperbaiki. Meskipun tidak berkekuatan hukum, tentu ini kewajiban KPU untuk menjaga marwahnya dengan tidak membiarkan data salah di server KPU sedikitpun. Kalau ada oknum yang sengaja menyalahi data C1 dari KPPS tentu saja harus diberikan sanksi keras. Yang tidak sengaja pun harus ditegur keras, karena seolah tidak menghargai jerih KPPS, Panwas dan tentunya masyarakat.

Keempat, silakan bergabung ke KawalPemilu.org jika tertarik ingin mengawal lebih lanjut suara rakyat ini, karena disana semua data dipasang secara transparan dari level C1, dengan itu jika ada kesalahan input di KPU maupun di KawalPemilu.org sendiri, bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Kelima, adanya kesalahan bukan berarti itu selalu kecurangan, apalagi terstruktur, sistematis, massif. Jangan mudah berprasangka tanpa ada bukti kuat, jangan mudah melakukan generalisasi.

NB, saya lampiran gambar yang diduga input C1 salah di TPS 093 Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Friday, April 19, 2019 - 11:00
Kategori Rubrik: