Saat Ustadz YM dan TGB Chat Tentang Jokowi

ilustrasi

Oleh : Sulfas Erts Anto

*Kesaksian Ustad Yusuf Mansur ttg Jokowi. Versi teks yang aku mintakan dari Tuanku Guru Bajan (diposting di foto terbaru diunggah Instagram Tuanku Guru Bajang)*

Jarang banget juga kali, ada Presiden yang hampir tiap hari shalat hajat. Doain rakyatnya. Dan ngajak menteri2nya, untuk shalat hajat, hajatin ke Allah, bila ada apa2.Yusuf Mansur banget.

Kita-kita banget, gak neko-neko. BUMN-BUMN jg top-top, sampe ke anak cucu BUMN. Sebab utang yg sehat. Tapi begitulah. Yg dihajar, dari sudut pandang berbeda. Ini luar biasa. Menkeu juga Menkeu terbaik, asli prestasi segudang.

BI, bisa menurunkan sampe 13.900.Khusus BI, saya malah nemenin mujahadahan setiap hari. Ya, Asli tiap hari. Namanya BI reliji, saya ngawal yang tiap malam Jum'at 77 pimpinan satker, belajar iqro. Dibagi sekian kelas, rutin guru-gur dari DQ.

Engga ada satu meter pun yang dikorupsi, gak dicawe2, ga dirampok, dari seluruh pembangunan jalan, tol, pelabuhan, bandara, dll. Dan begitu banyak.Duet manis dengan seorang Kyai, yang jadi masa depan dunia perkyaian dan perpesantrenan, dimasuki hoax dan fitnah bahwa Kyai jadi kendaraan.

Dengan Kyai Ma'ruf, kesaksian saya lbh banyak lagi. Sulit bagi saya, menemukan cacat seorang Kyai Ma'ruf. Apalagi sampe begitu bodohnya dijadikan kendaraan dan dimanfaatkan.Kenapa gak positif saja? Bahwa inilah hadiah Allah atas gigihnya beliau berjuang untuk kemandirian dan kemajuan ekonomi ummat, syariah, dan industri halal.

Jadi Allah mengawinkannya dengan Pak Jokowi, agar mulus nawaitunya. Contoh, anak perusahaan Pelindo, yakni IPC berhasil menjadi pemain terbesar di Asia Tenggara untuk terminal ekspor mobil. Punya keuntungan 30% sekian tahun berturut2.Tapi BUMN2 yg cantik2 dan bersih2, tetep aja dicari kesalahannya. Rini, menjadi sasaran tembak. Dikait2kan dg Luhut dll. Padahal transparan banget2.

Tinggal kita bantua doa.Ketua BI, OJK, dg Kemenkeu, dan berbagai kementrian, gegap gempita memperjuangan ummat dan keekonomiannya.Istri Presiden pun seperti kita2. Bahkan ga hobi belanja dan seperti suaminya. Kalo ke Solo, nyetir sendiri. Saya menyaksikan berkali2. Sampe geleng2. Bukan pencitraan.
Maaf terpotong kuota

Sumber : Status Facebook Sulfas Erts Anto

Saturday, February 9, 2019 - 12:15
Kategori Rubrik: