Saat TVOne Ditinggalkan Pendukung 02

ilustrasi

Oleh : Munawar Khalil

Lama sekali TVOne menjadi satu-satunya rujukan mereka untuk mendapatkan berita, bahkan ILC menjadi salah satu acara yang wajib mereka tonton.

Perseteruan kempie dan cebie lah yang membuat stasiun TV ini bertahan ratingnya, karena berhasil menjaga dan menggoreng isu-isu terkini.

Tapi begitu TVOne ikut melakukan publikasi hasil quick count beberapa lembaga survey yang mengalahkan kelompoknya, muncullah analisa bahwa pemiliknya adalah tokoh Golkar yang mendukung presiden petahana.

Sebelumnya tidak ada analisa seperti itu karena saat itu TVOne mereka anggap berada di pihak mereka.

Ini hanyalah salah satu contoh kasus. Betapa mudahnya orang membolak-balikan arah bahkan menjadikan orang lain musuh hanya karena cara berpikirnya harus sejalan dengan apa yang mereka dan kelompok mereka pikirkan.

Kini tersisa (mungkin) hanya stasiun-stasiun televisi luar yang bisa mereka tonton, itupun kalo mereka mengerti bahasanya

Hanya karena beda pilihan, kita betul-betul terbelah, menghilangkan akal sehat, dan menciptakan kebodohan berjama'ah.

Semoga bulan Ramadhan nanti mampu mendinginkan kita. Dan tausyiyah-tausyiyah, kultum-kultum, maupun pengajian-pengajian ketika sudah berbuka tidak melepas dahaga para ustadz-ustadz 'manhaj tertentu' dari isi-isi yang malah menambah panas hati jama'ah karena presiden pilihan ulama tanda-tandanya belum gariskan Allah untuk memimpin.

#islam_itu_indah

Sumber : Status Facebook Munawar Khalil

Monday, April 22, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: