Saat Terpuruk

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Saat sedang menunggu flight untuk pulang ke bandung satu jam lagi, saya cek inbox dan ada yang bertanya.

"Teh Dira, pernah terpuruk dan putus asa dalam hidupnya?"

Saya jawab,

Kalau saya cepat berputus asa terhadap masalah yang saya hadapi, niscaya saya tidak akan sanggup seperti sekarang.

Saya orangnya disiplin, penuh optimisme, punya prinsip yang kuat dalam hidup, konsisten antara ucapan, sikap, tindakan dan perbuatan.

Saya bangun impian itu sejak masih kuliah. Mimpi sejuta dollar saya. Mimpi seperti Merry Riana.

Mimpi saya yang sejak dulu dibangun kemudian diperjuangkan akhirnya terwujud. Dan saya sudah mencapai impian2 saya, bebas financial sebelum usia 30 tahun.

Alhamdulillah menjadi sukses, cukup punya materi sedari muda, agar saya bisa membantu orang yang kekurangan dan mengangkat derajatnya.

Semakin besar impian saya maka semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi. Naiklah tanpa harus menjatuhkan orang lain.

Ketika saya sudah berusaha, maka hasilnya adalah hak mutlak Allah. Saya percaya padaNya. Karena sebaik baik penolong adalah Allah.

Hidup itu pilihan. Mau memilih untuk tersakiti, atau memilih untuk terus maju walau banyak rintangan.

Yakinlah orang orang yang hari ini sukses pasti pernah berada dalam situasi yang sulit.

Orang gagal terus memikirkan situasi buruk hingga lupa membenahi diri.

Orang sukses membuat situasi buruk menjadi motivasi untuk menumbuhkan diri.

So, tinggal mau pilih pola orang gagal atau pola orang sukses?

Ibaratnya seperti seorang pelari. Dia fokus ke garis finish. Bukan sibuk tengok kanan kiri. Apalagi ngurusin orang yang tidak ikut lari.

Pesan Moral:

Belajar rendah hati dari orang yang meninggi.

Belajar sabar dari orang yang mencaci.

Dan jadilah yang paling baik diantara yang terbaik.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Friday, November 8, 2019 - 09:30
Kategori Rubrik: