Saat Sholat Subuh Berjamaah Di Politisasi

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Sebenernya..

Apa yang mau diraih oleh seorang bupati/walikota/gubernur yang mewajibkan birokrat2nya solat Subuh berjamaah atau solat duhur berjamaah atau solat berjamaah wajib 5 waktu?

Apakah mewajibkan hal2 di atas akan mengurangi korupsi ASN?

Nyatanya tidak.

Banyak hal lebih penting dari hal2 tersebut. Mohon maaf jika ada sebagian kawan yang tidak sepakat. Trmasuk dalam hal ini adalah kebijakan gubernur Banten hari2 ini untuk mewajibkan birokratnya solat jemaah

(Banten wilayah paling rawan korupsi. Cek saja dalam 10 tahun ini, berapa kepala daerah dari Banten ditangkap KPK maupun Kejagung)

Jika merujuk beberapa kepala daerah yang mewajibkan hal2 tersebut kemudian ditangkap KPK, rasanya peningkatan integritas pegawai tak bisa hanya dipasrahkan pada kewajiban taat beribadah berjamaah, yang diperlihatkan di depan publik, sebagai tanda ia paling beriman

Menilai seseorang PALING BERIMAN itu BUKAN ranah manusia. Itu ranah Tuhan

Tugas manusia adalah berusaha membuat dirinya bermanfaat sebesar2nya buat orang lain. Trmasuk para birokrat. Itu adalah ketakwaan trtinggi kepada Tuhan, bagi saya. Menjadi bermanfaat

Yang paling penting dari birokrat adalah terus berusaha memperbaiki pelayanan kepada publik. Mempercepat, mempermudah dan mengefisienkan layanan adalah kunci dari berkurangnya kasus korupsi

Jika Anda membaca laporan majalah Tempo setiap tahun thdp para peraih Bung Hatta Anti Corruption Award, TAK ADA SATUPUN dari belasan kepala daerah itu yang membuat kebijakan kewajiban solat berjamaah untuk birokratnya

Jika Anda melihat rekam jejak para kepala daerah yang dianggap brprestasi, trutama yang muslim (Risma, Jokowi, Nurdin Abdullah, Herry Zudiyanto, Abdullah Azwar Anas, Ganjar, Pakdhe Karwo), tak ada yang mewajibkan birokratnya hal2 di atas

Mereka fokus pada peningkatan kapasitas ASN nya (disekolahkan, dilatih ulang, dll), perbaikan layanan kependudukan dan bisnis, juga membuat sistem pencegahan korupsi. Trmasuk membuat lelang dan penganggaran elektronik

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Thursday, November 1, 2018 - 13:00
Kategori Rubrik: