Saat Lieus Melotot Ke Petugas

ilustrasi

Oleh : Soetrisno Gitoatmojo

Teman dari kubu Prabowo mengunggah video Lieus lagi marah-marah, mata melotot di Rutan Cipinang karena tidak bisa bezoek Ahmad Dhani. Mereka menganggap perbuatan itu sebagai tindakan gagah berani. 
Lalu saya komen : “Ono Cino ngamuk….” 

Kalo ada yang gak suka, ya masak saya bilang “Ono Jowo kesurupan?...
Makanya jangan suka berpandangan RASIS karena gejalanya sudah ngeres sejak dari pikiran.

Dulu ada yang suka bilang untuk politik identitas Asing – Aseng; bahkan ada yang pidato kalau keturunan Arab itu = Pribumi tapi kalau keturunan Cina itu = Asing. Lalu Ahok dituduh sebagai kafir yang menistakan agama Islam. Bahkan sekarang dihembuskan issue Cina akan menjajah Indonesia, bagaimana caranya? Apa gunanya kita punya TNI, apa kita takut sama Cina? Herannya kok mantan tentara seperti Prabowo, Djoko Santoso, Suryo Prabowo dkk semuanya pada takut, ciut nyalinya – tidak percaya diri.

Itu semua tujuannya untuk menghasut membangkitkan rasa kebencian. Potensi untuk itu memang ada: Orang Sumatera itu benci ke orang Jawa, orang batak benci ke orang Minang dan Orang Dayak itu benci orang Madura dst dst. Itulah yang diajarkan oleh konsultan asingnya Prabowo, mereka tidak perduli akan terjadi perpecahan bangsa karena saling membenci.

Sebenarnya, kalau kita sekali menerima azas tunggal Pancasila sebagai dasar Negara itu artinya semua orang adalah WNI. Kalau ada masalah kesenjangan ekonomi diantara kita, selesaikanlah dengan cara sosial ekonomi juga – jangan cara rasis.

Sumber : Status Facebook Soetrisno Gitoatmojo

Monday, February 4, 2019 - 12:45
Kategori Rubrik: