Saat Islam Makin Besar

ilustrasi

Oleh : Abah Mukhlas

Dahulu para sahabat di Madinah jumlahnya sekitar 100 ribu, namun setelah Nabi wafat, yang menetap di Madinah hanya sekitar 10%, lainnya pergi ke utara, selatan, barat dan timur.

Bahkan, ada yang yang konon ke Nusantara. Mereka dalam kondisi bagaimanapun yang difikirkan adalah agama Islam, bagaimana bisa tersebar ke seluruh dunia.

Para penyebar agama Islam di Nusantara adalah para pedagang, tapi sebenarnya bukan dagang tujuan utamanya. Tujuan utama mereka adalah menyebarkan agama Islam. Mereka tidak gila harta, namun gila agama.

Maka Islam dengan cepat menjadi agama mayoritas di tanah Nusantara, yang dahulu adalah agama Budha Hindu.

Beginilah ketika mereka para pendakwah agama tidak gila harta, namun gila agama. Dalam artian yang difikirkan setiap harinya adalah bagaimana agama Islam tersebar dan membumi dimanapun mereka berada. Maka mereka menjadi sakti dengan bisa merubah mayoritas masyarakat menjadi Islam.

Namun sebaliknya, ketika para pendakwahnya adalah gila dunia, maka bagaimana kerupuk yang tersiram air, tidak ada kekuatan apa-apa, apalagi kesaktian dan keramat.

Sumber : Status Facebook Abah Mukhlas

Friday, November 20, 2020 - 09:15
Kategori Rubrik: