Saat Debat, Kyai Ma'ruf Tunjukkan Kemampuan Yang Mengagumkan

ilustrasi

Oleh : Rijal Mumazziq

Aneh. Usia sudah uzur, 76 tahun, tapi gaya bicara masih thas-thes, sistematis, dan didukung data. Saya curiga ada permainan teknologi canggih. Dan, siapa lagi kalau bukan dinas Intelijen Zimbabwe yang bermain? Hati-hati, mereka ini piawai dalam perang teknologi dan cyberwar. Mereka telah memusuhi para Singa Allah (hauuuummmm) dan para mujahidin cyber army yang selama ini menjadi hackers, crackers, travelers, hingga pampers.

Berdasarkan analisis biro investigasi digital intelijen Zimbabwe, ada beberapa hal yang mencurigakan:

Kiai Makruf menggunakan lensa mata sebagaimana yang digunakan oleh William Brandt (Jerremy Renner) dalam film Mission Impossible: Ghost Protocol. Sehingga data yang dipasok oleh timsesnya bisa terbaca sempurna dan tanpa cela. Lensa mata ini terhubung dengan neurotransmiter yang dibekerja dalam sinapsis otak. Ini alasan kenapa beliau yang sepuh tampak taktis menjelaskan berbagai hal.

Kacamata Kiai Ma'ruf tampaknya merupakan kacamata yang sama dipakai Ethant Hunt (Tom Cruise) dalam Mission Impossible II. Hati-hati, ini fitur canggih yang bisa meledak jika sembrono. Fungsinya, kacamata ini bisa dipakai melihat prosentase data yang disodorkan timsesnya. Kalau anda paham kinerja Google Glass dan Oculus Rift, niscaya anda melihat kecanggihan kacamata Kiai Makruf ini.

Kopiah Kiai Makruf ini kopiah yang setara fungsinya seperti topi bisbol yang dikenakan Valentine dalam "Kingsman: The Secret Service". Coba tanya ke pengusaha kopiah anti-mainstream, Cak Patonie Jenggot Dowo. Pasti belio menjawab apabila kopiah hitam Kiai Makruf selain berlapis baja dan dibalut beludru, memiliki fitur canggih yang membuat kepalanya tetap dingin, sesejuk AC Daikin. Tak hanya itu, kopiah hitam ini juga berfungsi melancarkan peredaran darah ke otak dan jantung, meringankan vertigo, hingga bisa berfungsi sebagai alat pijat kepala. Praktis dan komplit, bukan?

Baju koko, bagaimana? Pernah nonton film Jackie Chan, "The Tuxedo"? Oke fix. Kiai Makruf sudah pesen baju koko canggih ini ke almukarrom Jackie Chan. Tentu, fungsinya bukan hanya baju. Lebih dari itu. Selain menjaga stabilitas jantung agar tidak bekerja terlampau cepat karena tegang, kemeja putih Kiai Makruf ini juga anti peluru, anti karat, anti panu, kadas dan kurap, dan anti anti lain. Maklum, selain menggunakan Nanotechnology, kostum ini berbahan baku vibranium. Teknologi kostum Kiai Makruf ini didesain oleh 
Shuri, adik dari T'Challa alias Black Panther, maharaja Wakanda.

Di dunia ini, pakaian dengan fitur mutakhir ini hanya diproduksi 3 setel saja. Didesain oleh Yves Saint Laurent, ini juga bisa berfungsi sebagai jas hujan, baju renang, hinga menghangatkan bayi dalam gendongan. Benar-benar perpaduan sempurna antara kecanggihan teknologi khas intelijen Zimbabwe yang dipadu dengan desain elegan, maskulin, revolusioner dan avant-garde ala Yves Saint Laurent.

Sarung, bagaimana dengan sarung yang dipakai Kiai Makruf, gaes? Harus diakui, Kiai Makruf punya gaya fashion tersendiri. Berkopiah, berselempang sorban putih, memakai sarung tenun lantas diikat dengan ikat pinggang yang ditampakkan di luar. Anti mainstream. Dan, semalam sarung yang dipakai beliau selain didesain oleh Calvin Klein dan diikat menggunalan sabuk rancangan Chistian Dior, ditengarai juga dibantu oleh CIA dan KGB. Sarung ini memancarkan aura kecerdasan dan bisa memasok data karena di dalam rangkaian benangnya ada partikel yang terhubung secara elektrik dengan timses di balik layar. Coba tanya bakul sarung terbaik kayak Ustadz Taufiq Zubaidi.

Untuk sorban bagaimana? Tak hanya CIA, KGB, serta dinas intelijen India yang merancang sorban ini. Bahkan NASA, NATO, Ferrari, KFC, Pepsi, Lem Fox, RoseBrand, Teh Tong Tji, hingga MamyPoko juga ikut mendesain, merancang, mencipta, dan menjaga keberlangsungan teknologi canggih dalam sorban warna hitam abu-abu ini. Apa saja fitur canggih sorban ini? Rahasia dooooong.

Demikianlah bocoran penggunaan teknologi mutakhir di sekujur tubuh Kiai Makruf Amin sehingga beliau tampil powerfull, kaya data, sistematis, dan menguasai topik.

Sumber : Status Facebook Rijal Mumazziq

Tuesday, March 19, 2019 - 07:45
Kategori Rubrik: