Saat Bibit Olahraga Diobok-obok KPAI

ilustrasi

Oleh : Eko Aries

Kalo olahraga juga sudah diobok-obok

Ramai dimedia tentang audisi bulutangkis PB DJARUM yang dituduh sebagai ajang ekploitasi anak oleh KPAI berujung penghentian audisi pada tahun2 selanjutnya.

Banyak sudah tulisan & curahan hati warganet yang mewakili suara insan bulutangkis & masyarakat luas yang masih peduli pada cabang olahraga bulutangkis. Ya setidaknya memang perlu diakui bahwa cabor ini yang tetep konsisten melahirkan atlet2 tangguh berbakat yang masih mampu merajai ketatnya kompetisi dunia selama beberapa dekade. Membawa nama bangsa & negara, membanggakan saat merah putih masih mampu berkibar dipuncak tertinggi gelar juara.

Disini saya hanya sedikit menambahkan tentang pentingnya pembinaan cabor yang mutlak berbanding lurus dengan prestasi. Konsistensi PB DJARUM membina atlet sudah tak bisa diragukan lagi, hanya orang2 yang jauh dari dunia olahraga yang menafikan fakta ini.

Coba sedikit saja bandingkan dengan cabor lain yang minim dukungan pihak swasta. Toh nyatanya peran pemerintah juga masih sangat terbatas membina bakat2 muda atlet kita.

Sedikit cerita
Baru beberapa hari lalu putri saya turun bertanding pada kompetisi KEJURPROV TAEKWONDO ANTAR PELAJAR 2019, sukses meraih emas dengan kerja keras, sportifitas & semangat juang yang tinggi.

Ini adalah salah satu ajang kompetisi sekaligus sarana mecari bakat2 muda olahraga, ada 2000'an atlet muda berbakat ikut turun berkopetisi. Tak ada beasiswa dari pihak swasta yang turut peduli memajukan cabor ini. Murni didasari dengan semangat juang yang tinggi & dukungan materiil pribadi.

Saat bakat2 muda seperti ini kelak mampu terus berprestasi diajang kompetisi dunia. Tidakkah nama bangsa & negara yang dibanggakan? Tidakkah lagu kebangsaan yang berkumandang mengharu biru?

Wahai KPAI atau siapapun anda diatas sana.. Yang dipundakmu diberikan kewenangan mengurus hajat hidup bangsa & negara. Jika engkau tak mampu membimbing putra putri bangsa ini, tolong jangan batasi anak2 ini berlari meraih mimpi.

Jangan kewenanganmu menjadi sandungan dengan dalil2 & asumsi ngawur yang membawa bangsa ini mundur keperadaban jaman baheula.
MIKIIIRR...!!

https://nasional.tempo.co/…/kpai-sebut-audisi-bulutangkis-e…

https://www.kompas.tv/…/dituding-eksploitasi-anak-pb-djarum…

http://kominfo.jatimprov.go.id/…/peserta-kejurprov-taekwond…

Monday, September 9, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: