Rumor Cinanisasi dan Reklamasi

Oleh : Erizeli Jely Bandaro

Ada WA ke saya.

" Pak, reklamasi di lanjutkan "
"Ya dengarnya begitu."
" Itu semakin membuktikan kalau Jokowi itu sudah di kuasai antek Aseng"
" Maksud nya apa?
" Ya proyek itu akan semakin mengkokohkan cinanisasi."
" Kenapa bisa bilang begitu"
" Ya karena developer nya cina dan yang akan jadi konsumen juga china. Nanti semua pesisir pantai kita di kuasai Cina"
" Engga sejauh itulah."
" Faktanya mengarah kesana pak"
" Faktanya, reklamasi itu tetap harus jalan karena itu sudah menjadi program nasional sejak era SBY. "
" Tapi kan tidak harus melibatkan Cina"
" Tidak ada ketentuan reklamasi itu di kuasai Cina. Itu hanya skema bisnis. Bahwa pemerintah tidak punya anggara untuk proyek Tanggul raksasa itu. Maka pemerintah mengajukan konsep BtoB. Siapa saja punya peluang terlibat dalam proyek itu, selagi ada uang ya silahkan."
" Tapi kenapa Cina"
" Karena mereka yang punya uang, dan berani invest tanpa ada perjanjian hutang."
" Bagaimanapun menurut pemerhati lingkungan, proyek reklamasi itu tidak layak AMDAL nya"
" BIlang pada pemerhati itu, daripada menyalahkan, sebaiknya mereka menemukan solusi, pertama bagaimana menghindari banjir Rob tanpa reklamasi. Kedua, bagaimana membangun tanpa melbatkan dana APBN. Kalau solusi itu ada, tentu pemerintah akan ikut."
" Ya itu tugas pemerintah mikir."
" Udah di pikirkan dan di rencanakan, tapi mereka masih aja ngeyel. Adakan seminar segala lah tapi orang datang di mintai ongkos. Gimana? Untuk menyapaikan gagasan saja tidak bisa mandiri, kudu di ongkosi. Apalagi mau bicara soal financial solution proyek raksasa."
" Bapak engga tahu ya Cina itu mau jajah kita?
" Emang kamu pikir TNI kita bego dan pengecut? Secara peralatan militer , Indonesia menempati peringkat 11 Dunia. Secara jumlah pasukan Indonesia menempati urutan 2 dunia setelah Cina. Pasukan elite, Indonesia menempati rangking 2 terbaik di dunia setelah israel. Jangan terlalu underestimate dengan kekuatan kita sebagai bangsa dan negara. Cina engga punya pengalaman menjajah tapi punya pengalaman mengusir penjajah, sama dengan Indonesia. Dua negera itu punya sejarah yang sama dengan derita yang sama akibat kolonialisme. Kecuali Turki, Eropa, Amerika dan Jepang. Mereka memang predator dalam sejarah, pernah menjajah dan penyebab perang dunia. Seharusnya mereka di curigai bukan cina. Jadi jangan dengar apa kata provokator, mereka itu pengacara alias pengangguran banyak bicara.."
" Ya pak..Terimakasih..**

Sumber : facebook Erizeli Jely Bandaro

Thursday, September 29, 2016 - 08:00
Kategori Rubrik: