Rizieq Terselamatkan (Sementara)

Ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan bahwa memang benar Rizieq Shihab di tangkap dan ditahan pihak keamanan Kerajaan Saudi Arabia ( KSA). Namun para diplomat kita berhasil mengeluarkan pentolan FPI itu dengan jaminan yang konon cukup banyak.

Jika tidak ada para diplomat, dipastikan Rizieq meringkuk dalam penjara. Langkah cepat ini sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi yang dengan tegas memberi perlindungan maksimal bagi Warga Negara Indonesia siapapun dia.

Dari laporan pak Duta Besar, Rizieq didatangi polisi dan intel pada jam 8 pagi kemudian digelandang ke kantor polisi Makkah. Dia baru dibebaskan 12 jam yakni pada pukul 20.00.

Diketahui, ada bendera Tauhid dipasang di rumah dia yang dikatakan oleh warga Arab Saudi sebagai bendera ISIS. Bendera itu dipasang di dinding rumah Rizieq yang sangat sederhana. Sungguh menarik karena di Indonesia, bendera hitam itu dipuja-puja, tapi di Arab Saudi dianggap bendera ISIS.

Sampai sekarang, belum ada keterangan apakah Rizieq sendiri yang pasang bendera itu. Namun yang jelas, pentolan FPI ini pernah menyerukan kepada kader dan simpatisan FPI serta alumni 212 di Indonesia untuk memasang bendera tauhid di rumah mereka.

Jadi masuk akal jika ada yang menduga, Rizieq yang pasang bendera itu sebagai bentuk “tauladan kepemimpinan.”

Jika dia yang pasang, maka itu adalah kebodohan. Jika orang lain yang pasang, maka itu kelalaian Rizieq. Mestinya dia paham bahwa aturan KSA soal symbol sangatlah ketat dan hukumannya berat.

Kini Kedutaan RI di Riyadh memantau dengan seksama tuduhan apa yang akan dikenakan terhadap Rizieq. Menurut pak Dubes, jika Rizieq dikenakan tuduhan yang terkait dengan masalah keamanan Kerajaan Saudi Arabia, maka dia akan ditangani langsung oleh Dinas Keamanan Negara yang langsung di bawah kendali sang Raja, semacam Badan Intelejen Negara.

Begitu seriusnya hukuman yang akan dikenakan Rizieq , sampai-sampai pak Dubes berharap Rizieq hanya terkena status overstay.

Harap diingat, Raja Muhammad bin Salman sangat alergi dengan pemuka agama yang dipandang dia pecicilan. Kini Rizieq bisa jadi masuk radar pantauan lembaga kerajaan yang bisa berbuat apa saja. Termasuk memakai cara-cara yang mengerikan.

Jadi sebaiknya Rizieq pulang dan berterima kasih pada pemerintah bahwa dia telah diselamatkan dari mara bahaya.

Duduk dan diam. Tidak bikin ulah.

Kita lihat apakah dia mau membalas kebaikan ini.

Atau malah memantati pihak yang menolongnya

Kita lihat nanti..

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Thursday, November 8, 2018 - 20:30
Kategori Rubrik: