Risma dan Para Pendengki

ilustrasi
Oleh : Wahyu Sutono
Ketika membaca pertanyaan dari Andi Nurpati: "Adakah Mensos Blusukan ke Sulbar?" Sontak penulis tertawa getir. Karena sebelum politisi Demokrat ini bertanya, Tri Rismaharini sudah sibuk di Mamuju Sulbar. Bahkan sebelumnya sudah ngurus bencana longsor di Sumedang. Mirisnya, mengapa bencana alam ini dijadikan media untuk menyindir? Bukannya berempati lalu berbuat sesuatu untuk korban.
Begitu pun beberapa elite oposan seolah seperti yang kebakaran jenggot, lalu mereka berkicau. Dari yang mengatakan Risma pencitraan, merebut pekerjaan Pemprov DKI Jakarta, drama atau rekayasa, hingga ada yang melaporkan Risma ke Polisi, tapi tak diterima.
"Yang lebih konyol lagi, di akar rumput pendukung para elite oposan ahli nyinyir ini, banyak yang menyebar kebodohan akut. Betapa tidak masalah lumpur lapindo yang disalahkan Risma. Lalu pemulung yang berada di kolong TOL Waru yang disalahkan juga Risma. Padahal baik Lapindo Brantas maupun TOL Waru, keduanya berada di Kabupaten Sidoarjo. Sedangkan Risma sebelumnya adalah Walikota Surabaya."
Sejatinya para elite itu semuanya bukanlah orang-orang bodoh, dan mustahil tidak mengikuti perkembangan nasional, sehingga mustahil pula mereka tidak tahu kinerja, kepribadian, dan prestasi Risma yang berhasil meraih 322 penghargaan di tingkat nasional dan international, selain pernah terpilih sebagai salah satu walikota terbaik dunia.
Menteri Sosial yang selalu bekerja dengan hati, namun sarat prestasi ini mengatakan: "Aku nggak ngurus kalian mau bilang apa, yang penting aku kerja, dan masyarakat sejahtera. Udah itu aja." Nah seperti inilah sosok pekerja keras yang dirangkum dalam ulasan ini :
"Selamat bekerja Bunda Risma, tetap semangat. Kami bersamamu. Biarlah, Anjing menggonggong khafilah berlalu. Lagipula mereka itu hanya para pendengki yang bisanya hanya nyinyir, dan tuna prestasi. Jadi boro-boro mikirin Indonesia yang sedang berduka karena dilanda banjir, longsor, dan lainnya."
Salam NKRI Gemilang
Sumber : Status Facebook Wahyu Sutono
Tuesday, January 19, 2021 - 09:30
Kategori Rubrik: