Reverse Logic

Oleh: Sahat Siagian

 

"Orang jahat adalah orang baik yang tersakiti," begitu para netizen menerjemahkan sebaris kalimat dari film Joker. 

Di statusnya, seseorang di jejaring saya menulis begini: "orang baik adalah orang jahat yang terkasihi" (saya lupa persisnya, kira-kira begitu). 

 

Itu reverse logic, sebetulnya hanya digunakan kepada kalimat utama yang bersifat absolut. Maksudnya, karena SEMUA orang jahat adalah orang baik yang tersakiti maka SEMUA orang baik adalah orang jahat yang terkasihi.

Kalau begitu, what is the primary state? 

Apakah orang baik hanya bisa dihasilkan dari orang jahat, dan orang jahat hanya bisa dihasilkan dari orang baik? 

Sebagai apa seorang bayi lahir? Sebagai bayi jahat atau bayi baik? Atau bayi netral? Kalau netral, ke mana dia mengarah kelak? Gak mungkin ke orang baik karena orang baik terhasilkan dari orang jahat. Gak mungkin juga ke orang jahat karena orang jahat berasal dari orang baik. 

Bingung, kan? 

Hati-hati mencomot kalimat. Kedengarannya memang menarik karena ia membongkar kemapanan berpikir. Tapi itu sekaligus berbahaya karena menyesatkan nalar Anda. 

Setiap orang lahir pada posisi netral. Keluarga, lingkungan, pendidikan, peristiwa, membentuknya menjadi baik atau jahat. Dari titik itu ia berkemungkinan menyeberang jalan. 

Sebuah percobaan di CERN, yang kemudian melahirkan Quantum Entanglement, menyodorkan fenomena ganjil. Sebutir elektron dibelah dua. Potongan-1 dibawa ke arah kiri berjarak 7 miles dari titik tengah. Potongan-2 dibawa ke arah kanan sejauh 7 miles dari titik tengah. Sekarang mereka berjarak 14 miles satu sama lain. 

Potongan-1 digerakkan, diguncang-guncang. Apa yang terjadi dengan potongan-2? Dia ternyata bergerak sama dan sebangun dengan gerak potongan-1. Mereka bergerak serentak, seirama. Apakah potongan-2 bergerak demikian karena mendapat "pesan" dari potongan-1?

Tidak. Sebab kalau demikian maka informasi dari potongan-1 bergerak dalam kecepatan yang melebihi kecepatan cahaya. Itu tak mungkin. 

Mau tidak mau disimpulkan bahwa potongan-2 adalah potongan-1. Mereka identik. 

Tubuh kita terdiri dari quadrilyunan partikel. Demikian juga dengan pohon, bunga, kera, dan segala sesuatu di jagad raya. 

Kamu adalah aku. Aku adalah kamu. Dia adalah kamu dan adalah aku. 

Masih ngotot kafir-kafiran? 

Guoblog!

 

(Sumber: Facebook Sahat Siagian)

Monday, October 7, 2019 - 08:30
Kategori Rubrik: