Reuni Peak

ilustrasi

Oleh : Djati Erna Sahara

Reuni peak kali ini akan dihadiri oleh para pengangguran yg komit akan setia pada perjuangan membela agama ISLAM nya para KADRUN dan Mafia...

Diberitakan di status para mujahid peak 212, ada ribuan box nasi KEBULI dari keluarga cendana yg akan menemani reunian tsb...

Kok nasi kebuli bukan nasi gudeg atau warteg? Itu simbol khilafah islamiyah.... Kalau gudeg nanti dikira kelompok kerajaan sultan hamengkubuwono. Kalau warteg, dikira komunitas ngapak.... gak cocok dong...

Dresscode yg diizinkan adalah khas timur tengah. Boleh cadar, abaya, sorban kotak2, gamis, dan tak lupa bawa bendera hitam. Bukankah pasukan imam Mahdi membawa bendera hitam?

Meski mirip ISIS, tapi kan beda dg semangat PERJUANGAN peak 212 yaitu reuni unjug gigi dlm rangka mengukur semangat, kekuatan, serta kekompakan mereka di depan para donatur2nya....

Kalau yg dtg dikit... artinya dukungan mulai berkurang, shg mafia penyokong dana tak perlu lagi ngoyo mengacaukan negri menggunakan jasa peak 212. Kalau yg dtg mbludag.... dana segar akan dikucurkan terus.... sampai negara chaos dan rizieq kembali ke tanah air utk dijadikan panglima kekuatan negara khilafah Indonesia...

Kalau peak 212 mulai dikit.... para mafia2 itu mau ngapain? Mereka akan menggunakan PLAN B yaitu menggembosi perekonomian Indonesia dg cara menggoyang mata uang Rupiah. Caranya? Seperti yg sudah2.... transaksi dg dolar kian digiatkan.... simpanan rupiah mereka didolarkan.... dan produk2 mereka dijual dg nilai dolar.

Namun, bisa juga kedua plan tsb mereka jalani, secara duit mereka gak habis2... meski dipakai dan dibuang2 utk hal2 yg tak berpaedah seperti mensupport reuni peak itu.

Ada banyak maksud dari reuni peak itu sebenarnya... diantaranya adalah MENGOMPORI 45,5% RAKYAT INDONESIA untuk memberontak!

Sumber : Status Facebook Djati Erna Sahara

Monday, December 2, 2019 - 08:15
Kategori Rubrik: