Reuni dan Status Sosial

ilustrasi

Oleh : Mimi Hilzah

Teman-teman alumni SMA dari berbagai angkatan sudah sibuk ganti profil pict bertema reuni akbar. Aku masih dilema.

Pertanyaan yang bikin malas saat reuni itu salah satunya: kok ndak gemuk-gemuk sih, say?

Bukan karena suamiku tidak membahagiakan, bukaaann. Sujud syukur malah dikasih suami kayak Pak Hilal. Masalahnya makan banyak atau sedikit hasilnya tetap kayak gini, ya mau diapa. Yang penting tetap gesit kerja, sehat dan gak nyusahin orang. Kamu mau tuduh cacingan, silakan. Mau tuduh ngga bahagia, eitss... tak kasih intip isi rekeningku kamu nanti hilang keseimbangan lho...

Jadi, standar kesuksesan pas reuni itu ternyata tidak cuma soal seberapa tinggi jabatan, status sosial naik, atau rumah tangga yang (wajib) tetap harmonis sekian tahun. Naik dan turunnya berat badan juga dihitung sebagai sebuah pencapaian.

Bisa nggak sik kita kalau pas reunian balik dengan mindset yang kita pakai pas semasa sekolah dulu? Ya yang jelek, cakep, kaya, miskin, pinter, kurang pinter ngumpul tanpa membawa-bawa penilaian? Cuma pengin ngumpul, haha-hihi, curhat-curhat tipis, lebih seru lagi kalau ada makan-makannya.

Nanti pas pulang ke rumah, kita senyum. Bukannya kapok.

Sumber : Status Facebook Mimi Hilzah

Wednesday, February 5, 2020 - 08:15
Kategori Rubrik: