Respek Sang Menkes

ilustrasi
Oleh : Budi Setiawan
Setelah terombang-ambing oleh kebijakan pemerintah pusat yang membingungkan soal Covid 19 semasa Menteri Terawan menjabat, sekarang kita melihat dengan lebih jelas bagaimana program penumpasan Covid 19 dimasa kepemimpinan Menteri Budi Gunadi Sadikin.
Dia tidak segan-segan mengatakan bahwa pembatasan mobilitas orang se Jawa Bali mulai minggu depan adalah kebijakan yang telat. Namun lebih baik dari pada tidak sama sekali.
Masalahnya, pak Menteri ini bicaranya berdasarkan data. Bukan pakai doa.
Dia mengatakan minggu kedua dan ketiga bulan Januari ini bakal ada lonjakan angka infeksi sebesar 20 sampai 30 persen.
Untuk itu, Kementerian Kesehatan telah meningkatkan jumlah kapasitas kamar rumah sakit sampai 30 persen.
Tidak hanya itu, Menteri Budi Gunadi Sadikin telah membolehkan lebih dari 10 ribu bidan, perawat dan dokter yang baru lulus untuk langsung bekerja dengan menerbitkan Surat Tanda Registrasi (STR) tanpa harus uji kompetensi terlebih dahulu.
Yang punya pengetahuan soal STR dan uji kompetensi mohon dishare biar kita semua tambah pinter.
Masalahnya karena birokrasi itu, para pahlawan kesehatan tidak bisa dipekerjakan padahal mereka sangat diperlukan di garis depan pertempuran melawan Covid 19.
Dengan tambahan tenaga kesehatan yang sebegitu besar, kita bisa berharap banyak bahwa pemerintah telah melakuan kebijakan yang tepat dan terukur dalam menanggulangi pandemic ini.
Hormat kita untuk Pak Menteri yang tampil lugas di garis depan memberi informasi penting kepada masyarakat.
Satu hal yang hilang semasa kepemimpinan dokter Terawan.
Jadi dengan tampilnya pak Menkes di garis depan komunikasi publik, termasuk hadir di Mata Najwa, kita percaya diri bahwa pandemic ini cepat berlalu.
Opung Luhut pastinya lega dengan sepak terjang pak Menteri. Karena tidak lagi dibebani tugas tambahan dari Pak Jokowi.
Mbak Ani juga lega karena Menkesnya seorang Bankir jadi kalkulasi biaya yang diajukan juga nyambung.
Dan tentu keberhasilan bangsa ini mengatasi pandemic hanya bisa nyambung apabila kita juga nyambung.
Yakni kenakan masker dan taati protocol kesehatan.
Jangan menolak di vaksin.
Sesederhana itu untuk bikin kita bangkit lagi…
Bisa Jalan-jalan lagi
Anak-anak bisa sekolah lagi..
Dan kehidupan kita bisa ceria kembali...
Sumber : Status Facebook Budi Setiawan
Saturday, January 9, 2021 - 16:15
Kategori Rubrik: