Relijius

ilustrasi
Oleh : Danu Mahendra Bagus
 
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Kuasa, atas perkenannya, mari mulai dengan,
Apa itu relijius?
Relijius adalah tentang bungkus, penampakan, tampilan luar, arsitektur. Lebih jelasnya, relijius adalah jika mulut mampu fasih menghafal sebuah buku tebal hasil karya manusia ribuan tahun lalu. Relijius adalah ketika tubuhmu sering bolak-balik pulang pergi dari rumah ke tempat ibadah. Relijius adalah ketika tubuhmu terbungkus dengan lilitan kain yang menjadi identitas agama tertentu.
Apa susahnya menjadi relijius?
Tidak ada. Bahkan sejahat-jahatnya, setolol-tololnya, sekonyol-konyolnya manusia diukur dengan kaidah norma dan moral yang berlaku dalam dunia manusia bisa berubah menjadi relijius secepat mengedip mata. Dalam tempo sesingkat-singkatnya. Karena relijius hanya sebatas penampakan. Visual.
Bisakah gagal menjadi relijius?
Tidak ada istilah gagal dalam relijius. Ketika dirimu dilekati embel relijius, kemudian pada suatu kesempatan melakukan kejahatan terkeji, terkejam, tersadis versi kamus manusia - misalnya ngebom yang menewaskan ratusan orang, korupsi milyaran rupiah, memperkosa, pedofil, begal, dan lain-lain, maka lekatan relijius akan tetap ada. Bahkan puji Tuhan Yang Maha Kuasa, sosial akan mempertimbangkan kerelijiusanmu. Kekonyolan sosial dalam memaknai relijius akan membantu menipiskan kekejianmu, kekejamanmu, dan kesadisanmu.
"Duh, rasa hati tak percaya deh dia melakukan perbuatan sekejam itu. Padahal dia rajin ibadah lho!"
"Yang sabar ya, ini pasti ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa"
"Godaan setan terhadapnya terlalu besar"
Pun jika dirimu tidak terlekati embel relijius sebelumnya, setelah melakukan tindakan yang sama seperti disebut di atas maka tampil relijius adalah solusi untuk meringankan sanksi sosial. Tuhan Yang Maha Kuasa akan membuka jalan dan sosial yang konyol akan mengamini,
".....dia sudah kembali ke jalan Tuhan Yang Maha Kuasa...."
Relijius adalah tentang menyembunyikan kemunafikan. Semakin relijius semakin munafik. Relijius murni hanya tentang mengelabui mata. Titik habis!
Apapun kejahatannya, relijius adalah solusinya! Puji Tuhan Yang Maha Kuasa.
Selamat pagi
 
Sumber : Status facebook Danu Mahendra Bagus
Saturday, September 26, 2020 - 19:15
Kategori Rubrik: