Rekoset Ala Thanos

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

(Senjata Kimia dan Senjata Biologi)

Lelah dengan konflik yang selalu mendera berbagai negara tetangga penghasil minyak, pada tahun 2012 Iran menggandeng China menggagas tekhnologi Mobil Listrik Ramah Lingkungan. Salah satu tujuannya adalah mengurangi pemakaian minyak bumi di dunia untuk mengurangi konflik perebutan sumber daya. Lalu apa alasannya bermitra dengan China? Karena Negara Tirai Bambu itu dikenal mampu memproduksi berbagai komoditas berbiaya murah hingga mampu bersaing di Pasar Global.

Langkah ini tentu membuat Thanos geram bukan kepalang. Karena minyak adalah "darah" dan sumber kehidupan Thanos. Berbagai cara dilakukannya untuk menggoyang pemerintahan Iran dari dalam. Rakyat yang solid dan patuh kepada pemimpinnya, membuat Thanos kesulitan membangun proxy di Iran. Kemudian strategi apa yang dilakukan Thanos? Ia membuat Taktik Rekoset. Dalam dunia Militer dan Intelijen, Rekoset adalah efek pantul. Artinya bukan sekedar sasaran yang dibidik, namun juga hasil dari efek pantulnya yang dituju.

Thanos memilih Suriah sebagai sasaran antara. Masyarakatnya yang majemuk membuatnya lebih mudah membangun proxy. Presiden Suriah kebetulan juga beraliran Syiah yang diidentikkan dengan Iran. Negara itu akhirnya dibombardir dengan Perang Saudara. Propaganda bahwa Bashar al Assad adalah pemimpin zalim pembantai sesama muslim mulai dibangun.

Tagar di medsos dimobilisasi. Senjata Kimia diletupkan dengan menuding Rezim Assad adalah pelakunya. Lalu bagaimana efek pantulnya? Kebencian terhadap Syiah dan Iran juga jadi imbasnya. Tak terkecuali sebagian masyarakat Indonesia yang "sumbu pendek" juga termakan propaganda ini. Namun di kemudian hari, akhirnya terbukti semua adalah rekayasa. Ini adalah ulah Thanos yang salah satunya menggunakan aktor White Helmet dengan skenario dan efek ala Hollywood.

Babak drama Senjata Kimia di Suriah telah usai. Kini kita memasuki Babak Senjata Biologi di China. Saat ini Thanos sedang menggalang dukungan untuk menuntut China sebagai dalang dan penyebab Pandemik Covid-19. Tuntutan yang diajukan bernilai hingga Puluhan Ribu Trilliun Rupiah. Apakah ganti rugi itu memang tujuan Thanos?

Ganti rugi itu bukanlah satu-satunya tujuan Thanos. Ini adalah Taktik Rekoset karena Thanos butuh legitimasi bahwa China adalah Penjahat Kemanusiaan. Hingga kemudian jatuh sanksi untuk menghalangi bergantinya Era Fosil menjadi Era Lithium.

Selain itu, propaganda Anti China sengaja dibangun agar efek pantulnya menular secara global. Tak terkecuali di Indonesia yang saat ini menjadi mitra strategis China sebagai penghasil Nikel bahan baku Lithium. Apalagi sebagian masyarakat "nalar cekak" kita tidak bisa membedakan apa itu Negara China, Etnis serta Budaya Tionghoa. Sing penting Anti Cina! Contohnya adalah orang-orang yang sering teriak Anti Aseng, tapi idolanya Felix Siau, suka makan Bakpau dan tiap Imlek selalu berharap dapat Angpau. Betul apa betul?

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Friday, April 24, 2020 - 09:45
Kategori Rubrik: