Reformasi Belanja APBN Pemerintahan Jokowi - JK

Oleh: Adrian Kaifan

1. Untuk pembiayaan infrastruktur, urutan prioritas pembiayaannya adalah proyek yg sangat menguntungkan diserahkan ke swasta, proyek yg profitnya tdk terlalu besar diserahkan ke BUMN, dan proyek yg sama sekali tdk menguntungkan, hanya menguntungkan secara ekonomi, diambil alih oleh pemerintah. Nah, dg cara begini, ketergantungan infrastruktur ke APBN bisa ditekan. Inilah yg menyebabkan Bandara Kertajati bisa selesai di era Jokowi - JK, sementara mangkrak di era SBY;

2. Sejak 2014 akhir, subsidi yg sudah membebankan APBN Rp130T tiap tahun anggaran dipangkas besar, sampe jadi Rp77,3T saja;

3. Subsidi yg dipangkas ini jelas punya hubungan dg daya beli yg turun, krn infrastruktur yg belum kuat, tapi bantuan berkurang. Jadi, selama 10 tahun Pak SBY yg melimpah subsidi nya yg terjadi hanyalah peningkatan semu dari pertumbuhan ekonomi;

4. Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur belanja nya meningkat. Yang paling besar jelas belanja di sektor infrastruktur yg bikin fitnah dan hoax meningkat dari pihak oposisi yg ga sanggup liat infrastruktur Indonesia bertambah baik dan kuat!

 

Sumber : facebook Adrian Kaifan

Wednesday, May 30, 2018 - 10:15
Kategori Rubrik: