Rapat "Malam" Auditor BPK

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Banyak kosakata Indonesia yang mengalami peyorasi karena ulah oknum pejabat, diantaranya adalah komitmen yang makna asalnya baik, keterikatan untuk bersama melakukan hal baik dan menguntungkan, sekarang berubah menjadi kesepakatan awal untuk bagi-bagi rampasan proyek pemerintah.

Demikian juga komisi, yang sekarang dimaknai lain, yaitu mereka yang memeras atau meminta bagian tanpa hak kepada pihak yang mengerjakan suatu proyek.

Kali ini rapat malam pun dinista. Tadinya orang yang berkorban untuk lembur mendiskusikan suatu masalah, sekarang maknanya jadi mencari masalah, menggunakan uang publik untuk karaoke dan menyewa perempuan pemandu lagu.

Saya jadi ingat salah satu auditor BPK yang saya pernah tahu, namanya Bu Yana. Ia dikenal oleh birokrat yang diperiksanya sebagai auditor yang tidak kenal ampun, zero tolerance, tidak bisa dibeli dengan harga berapapun.

Perilaku para oknum yang mempermainkan istilah rapat malam, adalah menistakan kerja baik dari auditor jujur seperti Bu Yana. Merekalah yang selama ini memperjualbelikan hasil pemeriksaan, bahkan parahnya lagi status WTP, yang membuatnya tak lagi berwibawa.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Friday, January 19, 2018 - 15:45
Kategori Rubrik: