Rambut Nabi, Silsilah dan Leluhur

ilustrasi

Oleh : Widhi Wedhaswara

Suatu hari, Gus Sastro Adi berkata, "cari tau silsilah leluhurmu 40 keatas, biar tau sampai dimana ujung leluhurmu. Saya sebelum mondok harus tahu dulu siapa - siapa saja diatas saya." Ucap Gus Sastro

Dari sanalah kemudian perjalanan mencari tau silsilah dimulai dengan kata kunci makam Cut Nyak Dien, kemudian harus ke Cirebon, Sampai diminta ke Imogiri. Dari silsilah dan masa lalu setidaknya kita tahu, bagaimana pendahulu - pendahulu kita.

Baru - baru ini, timeline dihebohkan dengan kejadian seorang penyanyi religi yang diserahkan wasiat rambut kanjeng Nabi, banyak yang bertanya kenapa kok dia menerimanya, sampai mengejek tentang keaslian rambut kanjeng nabi.

Ada sanad Opick yang tersambung sampai ke Sunan Ampel (Raden A Rahmatullah) dan Sunan Ampel tersambung ke Baginda Nabi. Rais Mustasyar DUTI (Dewan Ulama Thariqoh Indonesia) pengasuh pondok pesantren Tasawuf Rabbani yang ada di Solok, Sumatera Barat, yaitu Tuangku Syekh Muhammad Ali Hanafiah Ar Rabbani, dari Syekh Suhaimi bin Sulaiman pada 9 April 2017 di Raudhah Masjid Nabawi pun mengamini hal tersebut.

Ada sertifikasinya dari keturunan Rasulullah yang berasal dari kesultanan Turki mengamanahkan kepada Opick untuk menyimpan satu helai, itu dari Dewan Ulama Thariqah Internasional. Total ada 7 helai rambut Rasulullah yang disimpan Syek Ali Hanafiah. Setelah satu helai diserahkan ke Opick, 6 helai lainnya tetap disimpan oleh Syekh Ali Hanafiah.

Bagi generasi dengan hi tech dan smartphone, mungkin akan terasa aneh bila ditarik harus belajar masa lalu, maka tidaklah heran ketika akhirnya kultur dan budaya yang ada disini mulai dilupakan. Bung Karno mengatakan "JAS Merah." Jangan sesekali melupakan sejarah, dari sejarah kita akan tahu dan menghargai budaya kita, dari sejarah dan silsilah, kita akan tahu mana keturunan keraton dan mana keturunan pemberontak yang menangkap Pangeran Diponegoro.

Sumber : Status Facebook Widhi Wedhaswara

Friday, May 10, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: