Radikalisme Masih Jadi Ancaman

ilustrasi
Oleh : Maman Ali Haedar
Ribuan kali kau dibilang munafik, syiah, murtad, pembenci ulama, tukang fitnah, murtad, kafir, dll itu sama sekali tidak akan merubah dirimu dihadapan Tuhan.
Jangan diam tak bersuara karena takut stigma dari kawan ataupun kenalanmu sendiri, dis informasi dan pemanfaatan ghirah agama ummat ke arah yang membahayakan negara juga agama itu sendiri, secara kasat mata dapat disaksikan dan di rasakan.
Orang yg mengaku Ulama dan mencaci maki tiap hari, sehingga tampilan agama coreng moreng harus dilawan sebisa yg kau lakukan, "agama diturunkan Tuhan melalui RasullNya tidak utk ditampilkan seperti itu".
Radikalisme bisa menang dan berkuasa, negara bisa hancur lebur seperti syiria, libya, iraq, afganistan itu bukan karena radikalis itu hebat, tapi mereka orang yang baik dan moderat serta terdidik diam enggan bersuara, dan hanya menyelamatkan image dirinya sendiri.
Masih ingatkah, 10 tahun yang lalu ISIS begitu menggoda, dan orang yg ghirah agamanya tinggi namun buta pengetahuan berangkat ke syria dan kini terlunta-lunta, mereka tidak paham itu, mereka tersesat, mereka terpesona oleh jihad bodoh dan khilafah palsu, entah berapa ratus keluarga kini sengsara.
Masih mau diamkah....? bersuaralah..!!, jadikan media sosial (medsos) sebagai alat untuk mengcounter framing yang dilakukan para radikalis atau semi radikalis, dengan harapan banyak keluarga yang bisa diselamatkan, dari doktrin bodoh yg menyesatkan.
Wallahua'lam.
Sumber : Status Facebook Kang Maman Ali Haedar
Friday, December 25, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: