Qurban Dan Juragan Bakso

ilustrasi

Oleh : Gus Bin

"..sesungguhnya daging (hewan kurban) dan darahnya itu (sekali-kali) tidak akan sampai kepada Allah; tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.. demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu..
dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.."
(QS al-Hajj: 37)

sejak beberapa tahun belakangan, saya memperhatikan fenomena (sebagian) orang-orang yang berebut mengantri daging kurban, alih-alih menunggu dan berharap-harap cemas mendapat hantaran jatah daging sekedarnya dari panitia idul adha..

(sebagian) orang-orang ini mungkin bukan termasuk orang-orang miskin by definition..

di ujung-ujung gang, terparkir motor-motor matic terbaru milik mereka.. beberapa masih menggunakan plat nomor sementara, menandakan baru saja keluar dari dealer motor.. beberapa lagi malah naik motor sport..

raut muka mereka juga bukan rona wajah manusia yang tak berdaya karena termarjinalkan secara ekonomi..

sesekali (beberapa) di antara mereka mengeluarkan HP android untuk berkoordinasi dengan kawan-kawannya, tempat mana lagi yang menyembelih sapi dan kambing paling banyak, untuk nanti bergantian mengantri pembagian daging..

di leher beberapa perempuan yang mengantri juga terlihat tersembul kalung emas.. atau setidaknya terlihat seperti emas..

apakah mereka sangat membutuhkan protein dari daging itu untuk tambahan asupan makronutrisi bagi tubuh mereka?

sepertinya tidak..

rumors mengatakan, beberapa juragan bakso bersedia menampung daging yang mereka peroleh, ditukar dengan sejumlah uang, dengan harga miring tentunya..

setelah diolah, bakso bisa disimpan dalam freezer, dan bisa bertahan berbulan-bulan untuk dijual kelak setelah musim lebaran haji selesai dan kadar kolesterol masyarakat kembali normal..

fenomena rebutan dan salah sasaran ini yang sering membuat saya risih, karena kadang ada panti-panti asuhan dan panti jompo yang malah tidak kebagian..

saya sering tergoda untuk berkurban kambing atau sapi yang langsung diolah menjadi kornet saja..

tapi masalahnya hanya satu: menurut syariat, hewan kurban harus disembelih di 3 hari tasyrik..

apabila dilakukan sebelum dan sesudah hari tasyrik, maka statusnya adalah sedekah (shadaqah).. bukan kurban (qurban)..

mengenai pembagiannya, diperbolehkan kapan saja.. di Arab Saudi saja, mengolah daging kurban kemudian mengirimkannya ke negara-negara miskin di afrika dan daerah bencana sudah menjadi hal yang lumrah..

mungkin karena di zaman dahulu, 1400 tahun yang lalu belum ada kulkas, maka umumnya daging kurban dibagikan di hari itu juga, baik mentah maupun olahan..

teknologi hari ini sudah sedemikian majunya.. cold storage dan pengawetan daging dengan menjadikannya kornet (atau rendang dan bakso) sebetulnya memungkinkan distribusi tepat guna tepat sasaran sepanjang tahun kepada orang-orang yang betul-betul membutuhkan, sekiranya di-manage dengan baik.. lebih bermanfaat dan berkah..

banyak lembaga yang menawarkan hewan kurban sekaligus mengolahnya menjadi kornet, sekalian distribusinya.. harga yang ditawarkan, murah pula.. nyaris hampir separuh harga kambing normal di musim haji begini..

tapi masalahnya ada di saya, sebagai pribadi, yang belum bisa meyakini uang yang ditransferkan akan dibelikan kambing, dan disembelih sebagai hewan kurban pada salah satu dari ketiga hari tasyrik tersebut..

ide dan konsepnya bagus.. semoga suatu saat saya akan ketemu lembaga yang punya metode untuk meyakinkan orang-orang yang ingin berkurban, dan mendistribusikan dagingnya secara tepat.. dengan video realtime misalnya..

sampai saat ini, untuk sementara, masih menitipkan hewan kurban kepada panitia idul qurban di masjid terdekat.. sampai suatu waktu, entah kapan, akhirnya saya akan memilih panitia yang bisa mengkornetkan hewan kurban..

tentunya yang dipastikan tidak akan menyalahgunakan transfer dana tersebut (beserta zakat, sedekah, dan infak lainnya), untuk keperluan pribadi pengurusnya, atau bahkan ditransfer ke milisi di negara lain..

pada dasarnya saya percaya bahwa semua orang itu baik.. 
saya cuma tidak percaya pada iblis yang bersemayam di hati mereka.. dan (mungkin) saya..

konon, setidaknya 3 dari 10 lembaga semacam itu terindikasi mengirimkan bantuan logistik dan pendanaan ke pemberontak di beberapa negara yang sedang berkonflik..

sebagaimana 3 dari 10 pria jomblo akan menderita ketegangan yang tidak perlu nanti malam, setelah seharian mengkonsumsi cukup banyak daging kambing..

hikmahnya, 7 orang lainnya akan senyum-senyum menikmati ketegangan yang perlu-perlu malam ini..

Sumber : Status Facebook Gus Bin

Monday, August 12, 2019 - 09:15
Kategori Rubrik: