Puisi untuk Aher

 

Ratusan penghargaan tanpa arti.. hilang ditelan busa pendukung sendiri..

Ataukah ini sabotase pada demokrasi? 
Sengaja menampilkan kualitas penuh anomali? 
Menang karena dukungan sihir sihir seleb TV.. 
DUA KALI!

Lalu kini hendak sodorkan sang ISTRI.. 
Jangan heran jika nanti di linimasa ada foto sang istri ikut cari simpati

Bagi saya ini bisa jadi pembusukan murni
Pembusukan dari dalam agar orang tidak percaya negara lagi

Lalu muncul dukungan pada khilafah setelah demokrasi sah diingusi 

Demokrasi kapal sementara, khilafah tujuan mereka yg sejati

Jadi saat mereka berkuasa.. kekuasaan hasil demokrasi sengaja didemoralisasi..

Atau ini murni kebodohan yang dipuja puji
Pemimpin tidak kapabel yg hanya sanggup menghafal kitab tapi tidak punya kemampuan mengkaji

Rezim golongan islam hafalan one day one juz sing penting hafal, hafal, hafal, soal ilmu alat, akhlak, ushul, musthalaah, mantiq, ushuludin, kalam, lain kali

Tidak heran, ilmu, fikir, hati tidak saling melengkapi

Tadinya mereka memang bukan ditujukan jadi leader republik tidak pernah ilmu leadership sekuler diajari

Mereka kumpul menghimpun diri karena benci israel dan ajeg mendukung erdogan dan mursi 

Bukan untuk kepentingan orang2 di sini.. 

Maka nikmatilah banjir tak tertangani.. terbiasalah dengan absennya kepemimpinan toh masih bisa salahkan jokowi.. 

Salahkan jokowi
Salahkan jokowi...
Salahkan jokowi.

(Sumber: Facebook Anca Ursitadinata)

Foto: Kompas.com

Wednesday, March 16, 2016 - 18:45
Kategori Rubrik: