Proyek Agung Semesta

Oleh Hwee-Yong Jang, Ph.D

Profesor Bisnis Administrasi pada Universitas Inha

REDAKSI INDONESIA - Dahulu kala, sesuatunya dimulai dengan kecenderungan negatif dan agresif yang membuat perang antar angkasa, antar mahluk galaksi dimana bumipun berada di dalamnya. Hasilnya, energi negatif menjadi jauh lebih banyak dari sebelumnya, konflik, pertentangan sudah sangat dalam satu sama lain. Keharmonisan semesta telah hancur. Beberapa bintang mencoba mengatasi dengan memurnikan energi negatif ini, namun usaha mereka sia-sia karena begitu mendalam dan berakarnya energi negatif ini.

Menghadapi situasi tersebut, Para Murni (the Origins) mengambil tindakan pokok. Terutama Yang Murni Ketiga, yang sangat prihatin akan arah semesta, berinisiatif membuat Proyek Skala Besar disebut Gaia Proyek, dimana terjadi peningkatan kesadaran terhadap seluruh semesta.

Rencana proyek termasuk penanaman energi khusus yang meningkatkan konektivitas kepada Yang Murni dan meningkatkan penerimaan satu sama lain serta menyebarkan energi ini ke seluruh semesta. Dalam proses ini juga termasuk menghilangkan segala bentuk aktivitas negative yang dilakukan para penghuni kosmos untuk mencapai keharmonisan di seluruh semesta. Dalam proyek ini, satu mahluk spesial yang dapat membawa pada Kesatuan dalam seluruh semesta diciptakan oleh Yang Murni. Lalu, planet khusus yang dapat memegang energi ini diciptakan di sebuah tempat oleh beberapa Master Energi. Setelah penciptaan planet special ini, yang kita sebut Bumi, mahluk special dibawa masuk bumi dan energinya mulai masuk ke seluruh penjuru bumi lalu mulai masuk periode matang/dewasa. Ini terjadi sekitar 10 juta tahun lalu.

Melalui satu periode dewasa, energi special mencapai pada tahapan akhir penyelesaian. Agar mematangkan energi secara efektif menyebar dan menembus ke seluruh bintang dan seluruh penghuni semesta, diperlukan semacam ramuan special atau dapat dikatakan ‘vaksin’ , dari energi special bumi agar cocok ke setiap bintang. Untuk memproduksi vaksin ini, berbagai macam unsur termasuk energi negatif diundang masuk ke bumi.

Sebelum pembukaan bumi kepada seluruh semesta, Kesadaran Yang Murni bersama Para Mahluk Dimensi Tinggi membuka proyek ini (Pedoman Proyek) dan masuklah Periode Awal Lemuria di bumi. Pada awalnya, bumi diciptakan dari cahaya. Kemudian berubah menjadi kesadaran ether. Lalu terbentuklah beragam kesadaran yang mengalir ke bumi. Kebanyakan dalam pemurnian energi, yang datang menghuni di Lemuria Awal, dapat hidup dengan kesenangan murni yang tak terbatas dan kesadaran pikiran murni. Ini terjadi sekitar satu juta tahun lalu.

Seiring berjalannya waktu, para penghuni yang membawa energi negative mulai berkumpul di bumi dan situasipun mulai berubah. Karena para penghuni di kesadaran ether dengan energi murni mereka, merasakan sakit bila bersinggungan dengan energi negative. Bumipun mulai berubah menjadi bentuk materi untuk seluruh penghuninya. Pada tahap akhit Lemuria, bumi berubah menjadi bentuk materi seperti yang dapat dilihat manusia saat ini.

Para penghuni di kesadaran ether mempunyai fleksibilitas tinggi dan tak memiliki tahapan kehidupan. Namun saat mereka mulai mengenakan benda padat, pelindung diri yang material seperti tubuh materi, maka empat penderitaan hidup dimulai : lahir, tua, sakit dan mati. Dan system reinkarnasipun dimulai di bumi. Sehingga seluruh bentuk di bumi mulai bergerak kedepan – kebelakang antara tiga dimensi (dunia materi) dan empat dimensi (dunia spiritual).

Sampai saat ini, bumi yang material menjadi tempat belajar bagi mahluk lima indera dimana dapat belajar satu sama lain melalui pengalaman hidup. Selama belajar, manusia dapat menjalani secara lengkap ataupun sebagian perubahan sejarah beberapa kali, seperti runtuhnya Lemuria, tenggelamnya Atlantis dan dua peristiwa banjir besar. Bagaimanapun jua, dunia materi menjadi tempat yang tidak efektif dalam pembelajaran diri. Para pengelola bumi secara sementara menghentikan sejarah manusia dan membuat mereka memulai kembali untuk memastikan pengalaman yang lebih efektif.

Periode satu juta tahun yang diperlukan untuk membuat vaksin telah selesai, dan ini masanya bagi energi special, sebagaimana yang telah direncanakan untuk menyempurnakan pemurnian bumi, yang akan disebarkan ke seluruh semesta. Dengan perannya yang penting di semesta alam, segera bumi akan bertransformasi ke planet dimensi kelima. Dalam masa perubahan, hampir seluruh mahluk hidup yang kesadarannya berkembang melalui berbagai pengalaman bervariasi, akan pergi menuju planet lain yang cocok untuk ditempati.

Dalam pelajaran pemurnian dan metamorfosis menuju planet dimensi kelima, materi dunia yang kita ketahui saat ini akan hancur lebur. Manusia akan memiliki kesempatan menyadari pokok-pokok fenomena material untuk menjadi spiritual dan menyadari bahwa mereka selalu terhubung dengan Yang Murni. Petunjuk-petunjuk Proyek Gaia akan dapat dimulai dengan kemampuan spiritual sehingga dapat membawa manusia untuk mengalami suatu kebangkitan dalam diri.

Pesan-Pesan Keseluruhan dari Buku Proyek Gaia 
Proyek Gaia adalah proyek yang sekarang sedang berlangsung terhadap seluruh semesta. Akibat kejadian serius di masa lampau, satu bagian dari semesta terkontaminasi, inti energi-energi penghuni semesta sedikit banyaknya telah mengalami kerusakan, dan konektivitas pada Yang Maha Murni (the Origin) telah rusak. Untuk menyembuhkan dan membentuk kembali semesta, sebuah proyek yang luar biasa besar telah disusun untuk semesta, terencana dan teratur oleh Yang Maha Murni (the Origin), Ia yang disebut Yang Maha Esa, Yang Maha Keseluruhan. Untuk mengefektifkan proyek ini, sebuah planet special, yang sekarang disebut Bumi, diciptakan dan dioperasikan sebagai pusat pembelajaran hingga sekarang. Tahap terakhir dari proyek, perubahan besar dari bumi sekarang tengah berlangsung. Cepat atau lambat, bumi akan memasuki tahap kekacauan, huru-hara. Semua orang di bumi akan mengalami kejadian-kejadian dan situasi-situasi mengejutkan dimana sebenarnya manusia bumi sedang dibalikkan ke kesadaran awal dan untuk menghubungkan kembali diri mereka kepada Yang Maha Murni (The Origin).

Proyek ini jauh di atas imajinasi manusia, hampir setiap orang bertanya-tanya akan kebenaran proyek ini. Masih sedikit bukti-bukti akan adanya proyek ini. Namun segera anda akan menyaksikan berbagai kejadian mengejutkan yang terjadi di sekitar anda. Bila anda memiliki teman yang dapat berdialog dengan yang tidak tampak, anda akan mendapat respon positif akan proyek ini. Anda yang dapt berdialog dengan malaikat, malaikat pelindung dan roh pembimbing, kebanyakan dari mereka adalah wujud-wujud energi yang bekerja sebagai bagian Proyek Gaia.

Sebagian dari anda mungkin sudah tahu, kebanyakan pesan-pesan dari alam tak terlihat dikirim lewat situasi tertentu atau terbakarnya emosi suatu kelompok yang memberikan pengalaman gaib pada mereka. Dengan kata lain, selama pesan-pesan tersebut yang merupakan petunjuk-petunjuk dalam Proyek Gaia, mereka disampaikan kepada orang yang tepat dengan pengalaman yang tepat dan waktu yang tepat. Walaupun banyak juga pesan-pesan atau fenomena-fenomena ditangkap orang-orang namun pesan-pesan tersebut bukan bagian pesan yang esensi.

Dua tahun belakangan ini, saya menerima banyak pesan sebagai petunjuk. Beberapa pesan membuat saya berjaga-jaga akan sesuatu hal yang terjadi di masa depan. Namun seringkali hal tersebut tidak terjadi. Mungkin andapun ada yang mengalami hal seperti saya ini. Akhirnya saya pasrah tak berharap apapun.

Pada saat penulisan buku ini, saya terhubung dengan energi special dan dalam keadaan yang sarat inspirasi. Saya terus-menerus menerima pesan-pesan tersebut. Semua pesan saya satukan. Kemudian saya pilah-pilah secara sistematis dalam beberapa bagian buku berdasarkan pengetahuan saya. Bagi anda para pembaca yang terbimbing dengan perubahan bumi ini, bacalah dengan hati-hati dan cari pemahamannya karena ini sangat penting. Buku ini akan membimbing anda di tengah-tengah kegelapan yang kita hadapi saat ini.

Beberapa Catatan Dari Proyek Gaia dan Perubahan Besar Bumi.

Ada beberapa poin yang ingin saya diskusikan dari Proyek Gaia. Pertama, tujuan hidup utama manusia bumi saat ini adalah mengingat kembali esensi keberadaan diri dan kembali ke kesadaran awal, asli, murni. Dalam proses perubahan dari yang benar-benar lupa akan kesadaran awal, manusia dihubungkan kembali dengan Yang Maha Murni (the Origin). Seperti yang disebutkan dalam buku, banyak para spiritual masih memikirkan perkembangan kesadaran masing-masing sebagai tujuan utama mereka hidup di bumi. Pandangan yang jauh lebih penting dalam Proyek Gaia, jauh lebih penting adalah menyadari esensi keberadaan mereka di bumi. Memang bagus bila mereka mencari kesadaran diri secara maksimal dalam penyendirian mereka dari masyarakat umum. Namun pada akhir perubahan besar bumi, tak ada lagi pemisahan satu sama lain. Manusia terhubung satu sama lain dan juga terbalut satu dengan Maha Murni, tak ada pemisahan.

Kedua, saya ingin mengatakan bahwa Proyek Gaia adalah proyek unik yang belum pernah terjadi sebelumnya dimana Yang Maha Murni pemilik seluruh semesta alam secara penuh terlibat di dalamnya. Proyek-proyek bumi sebelumnya hanya diawasi oleh Yang Maha Murni. Kali ini dari konsep, perencanaan dan pengelolaam langsung olehNya. Seperti yang diterangkan dalam buku, lima Pencipta Agung yang diciptakan Yang Maha Murni, mereka adalah pencipta seluruh mahluk di semesta. Benar bahwa banyak mahluk cerdas pemberi petunjuk yang bekerja dalam wujud tubuh energi dalam Proyek Gaia. Dan merekapun bereinkarnasi dalam tubuh manusia yang siap untuk berperan serta dalam proyek ini. Seluruh tugas mereka langsung dari Yang Maha Murni, tanpa campur tangan ego mereka, tapi dengan penyatuan diri dengan Yang Maha Murni.

Satu kejadian mengagumkan yang akan terjadi dalam perubahan besar bumi ini adalah Yang Maha Murni akan mengungkap dirinya. Dahulu kala, Yang Maha Murni pernah mengungkap dirinya dalam tubuh semi-material. Ia menunjukkan dirinya dalam bentuk awal manusia di zaman Akhir Lemurian. Ia dipanggil Mu (Mooh) pada saat itu. Bagaimanapun, manifestasi Yang Maha Murni dalam tubuh manusia belum pernah terjadi dalam sejarah semesta. Pengungkapan Yang Maha Murni nantinya tak hanya memperlihatkan pada orang-orang bahwa Yang Maha Murni sangat berbeda dari bayangan mereka tentang Tuhan, tapi juga membuat mereka menyadari tidak berartinya tampilan rupa.

Ketiga, cepat atau lambat berbagai kejadian dan fenomena yang mengejutkan bisa sangat menakutkan. Akan menghancurkan pemahaman yang ada, doktrin-doktrin dan pendapat-pendapat yang terbentuk sebelumnya. Apa yang dipikirkan dan yang dipahami akan dibuktikan kebenarannya, apakah benar atau sekedar ilusi. Misalnya, akan terungkap tentang dunia tak nampak atau gaib dan cerita-cerita tentang bumi sebenarnya yang sekarang telah banyak penyimpangannya. Kenyataannya, apa yang orang pikir tentang struktur atau keseluruhan system bumi secara ilmu pengetahuan (sains), yang hanya mempertimbangakan dan menganalisa tampilan tak berupaya mengeksplorasi esensi dibalik berbagai fenomena.

Pada perubahan besar Bumi yang terjadi ini, seluruh kebenaran akan hidup, bumi dan semesta akan terungkap. Manusia akan mengenal energi bumi dan mencoba membedakan esensi fenomena dan penampakan. Karena itu mereka akan menyadari bahwa membedakan satu orang dengan lainnya menjadi tidak masuk akal. Lebih jauh lagi, bahwa tiap-tiap individu akan diungkapkan lingkaran reinkarnasinya. Kebanyakan orang akan kaget melihat langkah-langkah yang mereka pilih sejak awal pembentukan bumi secara material, dan mereka akan menderita dan menyesal secara mendalam. Proses perubahan perubahan ini dalm kesadaran akan sulit dan tidak nyaman untuk semua orang di bumi. Ini akan membawa ingatan akan kebenaran.

Keempat, berbagai persiapan telah dibuat oleh para manusia utusan Yang Maha Murni, sebagai jelmaan mahluk-mahluk cerdas semesta alam yang tersebar di seluruh dunia. Walaupun saat ini banyak dari mereka yang tidak menyadari keberadaan mereka sendiri dan peran serta mereka dalam perubahan besar Bumi, mereka telah disiapkan oleh para Pemberi Petunjuk semesta alam. Dalam proses persiapan, energi emosional diakumulasikan pada reinkarnasi yang berulang-ulang kali untuk pembersihan dan pemurnian akan pengetahuan dan pemahaman yang mereka ketahui. Berbagai keinginan pribadi merekapun hilang satu persatu. Proses ini akan membawa mereka terhubung secara penuh pada Yang Maha Murni. Memang dalam proses ini harus dilewati cukup lama dan dengan kesakitan atau penderitaan. Beberapa dari mereka saat ini telah melewati proses ini dan siap masuk ke tahap selanjutnya.

Memori Lemuria

Dari berbagai ingatan tentang kehidupan manusia di masa lampau, hanya manusia yang berkesadaran tinggi dapat mengingat tentang Lemuria atau benua Mu (Mooh). Sebuah kehidupan berharga di masa lampau yang merupakan cikal bakal, asal muasal manusia sekarang. Kurang lebih sejuta tahun yang lalu, Kesadaran Tertinggi di Semesta Alam yang bernama Mud dan banyak lagi para mahluk kesadaran tinggi lainnya dari berbagai belahan tempat di semesta alam datang ke bumi. Mereka Para Ahli dari seluruh semesta yang berkumpul di bumi, sebuah planet yang sengaja diciptakan dengan tugas khususnya yaitu untuk perkembangan kemajuan semesta alam. Pada saat itu, energi kesadaran di bumi masih sangat tinggi, para mahluk ahli semesta ini hidup dengan bergembira, menyanyi dan menari bersama-sama.

Karena semuanya bersih dan murni, setiap mahluk ini dapat menjadi wanita atau laki-laki sesuai kehendak mereka, dan bila mereka menginginkan, mereka dapat masuk dan keluar bumi kapan saja, tanpa harus melalui proses kelahiran dan kematian. Mereka tidak ada kekhawatiran akan kebutuhan makanan, pakaian dan tempat tinggal serta tidak rakus akan benda-benda material. Egois, iri, dengki dan kemarahan tidak ada di kehidupan Lemuria. Para mahluk berkesadaran tinggi ini saling mencintai, menyayangi dengan penuh keselarasan dalam lingkungan layaknya kristal bening dan bersih di bumi.

Namun, seiring berjalannya waktu, kesadaran mereka perlahan menurun dan energi rendah ini mulai berkumpul di bumi. Frekuensi bumi secara bertahap menurun dan bumipun menuju proses materialisasi. Pada proses ini, komunitas Lemuria mulai berubah secara cepat dan fundamental. Beberapa mahluk yang kesadarannya lebih tinggi dan tidak mempunyai pengalaman akan kelahiran dan kematian kembali ke wujud eter di semesta. Yang lain, tetap di bumi menunggu hingga kesadaran bumi naik kembali di masa depan. Sehingga mereka beradaptasi dalam berbagai kehidupan di bumi yang energi kesadarannya telah menurun.

Karena bumi telah menjadi alam material, maka sistem reinkarnasi dimulai. Di sistem ini tak ada seorangpun yang benar-benar ingat tentang memori kehidupan-kehidupannya secara keseluruhan dan lengkap. Para mahluk yang hidup sejak zaman Lemuria ini kemudian mulai lupa dengan kemampuan-kemampuan semesta mereka dan pengetahuan-pengetahuan merekapun tertutup. Kemudian kehidupan fisik di bumi dibagi dalam 2 aspek: untuk mengumpulkan energi yang diperlukan agar dapat membawa kenaikan kesadaran bumi dan untuk dapat saling belajar berbagai pengalaman kehidupan satu sama-lain.
Hidup di bumi tidaklah mudah bagi siapapun. Sebuah kehidupan dengan memori terlupakan tentang Yang Satu dan semangat penerimaan hidup melalui 5 indra. Banyak mahluk Lemuria yang bereinkarnasi menjadi pendeta tinggi, bikhu, politikus ataupun para pemimpin spiritual. Hwan-oong atau Dan-goon dalam berbagai kebudayaan kuno seperti Atlantis, Hwan-kook, Mesir, Inca, Maya dan berbagai kebudayaan kuno lain. Mereka juga berpengalaman dalam berbagai macam kehidupan kebudayaan yang tidak dikenal dalam sejarah. Karena memori akan keberadaan mereka samar-samar, rasa yang merasakan, mereka hidup dengan saling menguatkan dan bersama nostalgia yang tidak jelas, mereka rindu akan semesta.

Saat kenaikan kesadaran bumi dimulai, para Lemuria ini secara kolektif kesadarannya mulai bangun dari tidur panjangnya. Kesadaran mereka melalui tahapan-tahapan sesuai tiap tugas individu di bumi. Jadi kesadaran mereka saat ini berada dalam tahap berbeda-beda. Bagaimanapun, semua pada akhirnya akan mencapai tahap akhir kesadaran di masa depan. Lalu pada kesadaran yang benar-benar sempurna, mereka akan mendapat kekuatan penuh dalam diri dan dapat memulai kehidupan yang sesungguhnya di bumi tanpa kompromi apapun. Mereka akan saling mengenali satu sama lain di tataran kesadaran yang sama. Dan menyimpan ulang dan mempergunakan kembali kemampuan menakjubkan dan pengetahuan tinggi mereka di seluruh semesta.

Pengaruh yang samar-samar akan naiknya kesadaran bumi, membuat para Lemuria yang bangkit kesadarannya berpikir untuk melakukan sesuatu. Mereka berpikir untuk memimpin menyelamatkan lingkungan, menolong yang miskin & sengsara, membantu meningkatkan kesadaran masyarakat, dan banyak dari para Lemuria yang telah ambil bagian pada kegiatan ini. Kebanyakan dari mereka berpikir, apa yang mereka lakukan sekarang adalah merupakan tugas mereka. Kegiatan-kegiatan ini membawa mereka dalam berbagai pengalaman dan menyiapkan diri mereka akan kegiatan di masa depan. Tugas mereka sesungguhnya belumlah dimulai, hingga mereka sampai tahap akhir kesempurnaan kesadaran mereka.

Saat kesadaran mereka masih dalam tahap perkembangan, banyak para Lemuria yang berjuang keras mencapai apa yang mereka lakukan saat ini dan berusaha melebarkan kegiatan-kegiatan mereka. Saya menyarankan pada mereka untuk merefleksikan kembali diri mereka dan mencoba kembali merasakan apa prinsip utama dalam hidup mereka. Di permukaan, hidup kelihatannya berkembang melalui keinginan dan kemampuan manusia, namun kenyataannya hidup membuka skenario-skenarionya dan siapa-siapa yang dapat menjadi berpengalaman di dalamnya. Untuk mencapai atau menyelesaikan sesuatu, seseorang tidak menyadari bahwa hidup adalah tahapan bermain dalam pengalaman. Sehingga yang diperlukan adalah kemampuan sistematis untuk membangun spiritual. Tanpa pengecualian, suatu organisasi atau kelompok yang dibuat berdasarkan keinginan dan hasrat saja, akan mengalami penyimpangan dalam tujuan yang sesungguhnya.

Sejauh ini, kebanyakan orang sangat percaya diri akan kekuatan manusia dan manusialah yang telah merubah dunia, walaupun mereka telah menjadi saksi akan berbagai bencana alam besar yang terjadi akhir-akhir ini. Seharusnya mereka menyadari bahwa bumi hanyalah sebutir pasir di lautan semesta alam ini dan mereka mengira Perubahan Besar Bumi tak akan mereka rasakan dalam kehidupan mereka.

Padahal peristiwa-peristiwa besar mulai terjadi, menunjukkan betapa salahnya sikap ego diri sendiri dan betapa miskinnya ilmu pengetahuan saat ini. Bagaimanapun kejadian-kejadian besar akan membuka secara lebih lagi akan energi dasyat bumi, yang sebenarnya ada, dilihat tanpa penglihatan material dan menunjukkan seungguhnya dunia disusun oleh kekuatan, kehendak dan pemeliharaan Tuhan, bukanlah manusia. Perubahan Besar Bumi ini akan lebih cepat bila didukung kemampuan dan kehendak manusia.

Mereka yang mengembangkan kesadarannya dan mulai memahami esensi hidup melalui pengalaman spiritual adalah mereka yang telah bosan dan sengsara akan kehidupan material di sekeliling mereka. Segala media mulai dari tv, radia, koran, internet hanya menampilkan segala sosok dan kegiatan, ketenaran, popularitas, kekayaan,kemakmuran, kekuasaaan.

Apa yang diperlukan mereka adalah merubah pandangan mereka dari dunia luar ke dunia dalam diri mereka. Mereka harus masuk ke dalam diri mereka untuk menyadari apa dasar hidup mereka dan merasakan bahwa Perubahan besar Bumi sedang terjadi. Mulailah beralih dari mengamati yang material ke mengamati sisi spiritual diri yang sedang berkembang saat ini. Saya memberi pesan dalam pada para pejalan spiritual : “ Anda tidak perlu khawatir akan masa depan. Semua sudah diatur. “
12 Februari 2004

Pengembangan Kesadaran Melalui Multidimensi Semesta-1

Kita telah melewati Januari 2005. Perubahan Besar Bumi akan mengalir lebih besar lagi. Saya sendiri merasa bahwa berubahan besar diri saya saat ini telah mencapai sudut, sejak terjadi dari 6-7 tahun lalu. Saya sadar bahwa kehidupan masa lalu saya telah berkembang secara komplit dari yang telah direncanakan semesta. Pada kesadaran ini saya melihat masa lalu dalam perpektif yang berbeda. Saya menyadari kesadaran saya terus berkembang melalui kesadaran berbagai dimensi semesta.

Kebalikan dari mereka yang mengalami perkembangan spiritual secara cepat, saya mengejar materi sampai usia 40 tahunan. Masa kecil saya sangat sulit dan saya mengira kehidupan materi akan membawa kebahagiaan. Saat belajar ekonomi di universitas, saya sangat focus dalam cara-cara meningkatkan kemampuan financial dan kesejahteraan, bagaimana dapat menjalankan bisnis dengan optimal. Saya mengesampingkan dimensi lain seperti hantu, fenomena spiritual. Hidup saya benar-benar terbatas dalam dunia yang tiga dimensi ini.

Kemudian kesadaran saya mulai berubah sejak saya latihan Qi (prana, energi) karena memburuknya kesahatan saya. Secara fisik saya mulai merasakan energi yang mengelilingi tubuh manusia dan secara perlahan menyadari energi adalah sesuatu yang lebih dari tubuh fisik manusia. Menyelami bagaimana energi menyembuhkan kesehatan saya, saya mulai mengalami konflik keyakinan saya yang dulu. Bahwa apa yang kita lihat belumlah kebenaran yang sesungguhnya.

Kebanyakan orang menyangka bahwa level pendidikan sama dengan level kesadaran. Ini merupakan dua hal yang benar-benar berbeda. Saya paham bahwa level kesadarana dalah sesuatu yang tidak mudah dipengaruhi oleh keinginan pribadi, namun mewakili level kebenaran pemahaman yang telah ditempuh dalam berbagai kehidupan yang tidak terhitung jumlahnya.

Pemahaman baru ini sangat radikal untuk merubah pandangan hidup saya secara mendalam. Kebiasaan seseorang dilakukan berdasarkan level kesadarannya dan ini sangat sulit untuk dirubah. Misalnya sangat sulit untuk tidak selalu mengkritik orang lain. Sangat penting untuk menyadari bahwa kita ini hidup dengan berbagai manusia dalam berbagai level kesadaran. Sehingga kita dapat mengerti, menyayangi lingkungan dan pergaulan masyarakat kita. Berbagai aliran New age (Zaman Baru) dengan slogannya “Kita semua adalah satu dan sama“.
Bagaimanapun masing-masing dari kita dapat menyadari cinta yang sesungguhnya dengan memahami kebiasaan kita yang sangat berbeda-beda yang disebabkan bedanya level kesadaran tiap-tiap individu.

Dengan adanya perubahan radikal pada pemikiran dan tubuh saya, saya memasuki kesadaran penuh kedamaian pikiran dan pergolakan kecil secara emosional selama beberapa tahun terakhir. Pada tahap ini saya menemukan bahwa kasih saying pada anak keturunan, kekayaan atau reputasi menyebabkan sakit dan penderitaan. Lebih jauh lagi dengan mengobservasi dan mengalami perubahan yang terjadi pada diri saya, saya memahami apa yang disebut “Pencerahan”, apa latihan pertapa dan apa masalah-masalah diskriminasi dan dualistic pemikiran.

Saya juga menyadari bagaimana pemikiran yang konvensional telah mengontrol kesadaran kita dan menutupi langkah kita menuju “Kebenaran”. Tiap pemikiran kita menarik kesadaran kita, dan otak kita secara otomatis menutup informasi yang tidak sesuai dengan pola pemikiran kita. Ini menutup kita dari memasuki [pengalaman hidup baru dan menutupi kesadaran kita untuk dapat berkembang luas.

Pemikiran adalah factor yang paling berpengaruh dalam peningkatan kesadaran melelui pengalaman. Setelah menyadari ini, saya selalu membebaskan diri saya dari pemikiran dulu saya dan membukia lebar-lebar pikiran saya untuk perluasan dan perkembangan kesadaran saya.

Di musim panas tahun 2000, berharap orang-orang dapat memperluas kesadarannya dengan pemahaman sederhana tentang energi yang tidak tampak, saya memutuskan untuk menulis sebuah buku tentang itu. Saya tiba-tiba saja mulai merasakan adanya Perubahan Besar Bumi pada saat saya sedang meditasi. Perasaan ini semakin kuat setiap saat. Sebagai hasilnya beberapa bagian ramalan dan Perubahan Besar Bumi dijabarkan dalam edisi pertama buku : Yang Anda Lihat Bukan Saja Itu Kebenarannya. Buku yang dengan lancar dan otomatis ditulis melalui tangan saya. Sejak saat itu perubahan besar Bumi selalu menjadi topic rutin saya.

Berbagai hal penting dalam hidup seperti energi bumi, level kesadaran, latihan mengolah spiritual dan pencerahan telah saya jabarkan sebelum buku diterbitkan. Namun lengkapnya ada dalam buku saya. Semua saya lalui dengan pertemuan-pertemuan para master Qigong. Saya belajar mengontrol Qi dengan pikiran. Saya mengerti tentang penyembuhan, telepati dan penglihatan-penglihatan. Saya melihat berbagai macam fenomena dari hantu, kesurupan, upacara pengiriman arwah sampai mengalami kenaikan kesadaran dimensi yang lebih tinggi dan bertemu-jiwa-jiwa tinggi tersebut mengontrol menyeimbangkan bumi.

Pengembangan Kesadaran Melalui Multidimensi Semesta-2

Saat saya bertemu berbagai manusia dengan kemampuan spiritual mereka, salah dari mereka adalah kunci untuk membuka kehidupan baru saya yang membawa saya melompat ke kesadaran multidimensi semesta. Pertemuan kami terjadi di awal musim panas tahun 2002 dan sejak itu saya mulai membuka mata dan lebih mencari pengetahuan hidup, semesta dan Perubahan Besar Bumi.

Misalnya, dengan menonton kehidupan sahabat saya ini, dalam kehidupan kami sebelumnya. Beberapa peristiwa kami alami alami serta percakapan-percakapan yang terjadi pada kami, maka saya mulai memahami bahwa ada hubungannya antara kehidupan masa lalu dengan kehidupan sekarang. Hal ini berlawanan dengan kepercayaan atau agama yang menyatakan bahwa kehidupan sebelumnya tak berhubungan dengan kehidupan sekarang. Ternyata ini berhubungan dan secara aktif mempengaruhi kehidupan saat ini.

Kemudian, sahabat saya ini membaca kesadaran pikiran dan tubuh saya serta kejadian-kejadian masa depan dengan membaca energi tubuh atau bola mata saya. Ia juga menghubungkan dirinya dengan mahluk dimensi kesadaran tinggi untuk membaca identitas saya sesungguhnya. Saya mendengarkan darinya tentang berbagai peralatan rumit yang dibuat di dalam tubuh energi manusia, termasuk sistem antena untuk berkomunikasi dengan Pleiades atau Sirius. Saya juga mendengar tentang berbagai informasi kosmos yang special sebagai berikut : gambaran tentang para leluhur yang sedang rapat di Sirius, cerita tentang pertemuan kami di semesta, cerita tentang mengunjungi perpustakaan kosmos yang diklasifikasikan berdasarkan level persiapan di bumi setelah memutuskan materi pembelajaran, informasi bahwa pencerahan adalah hal pokok dari suatu metode latihan yang diberikan di sebuah bintang dimana disitu reinkarnasi Budha berada, informasi bahwa ada formula untuk memanifestasikan materi, beberapa mahluk kosmos yang mengunjungi bumi selama Perubahan Besar Bumi. Semua informasi ini ada jauh di kesadaran biasa saya. Tapi saya merasa ini semua tak dapat saya acuhkan.

Banyak bagian-bagian pesan dan informasi yang saya terima kemudian dikonfirmasi kembali satu persatu melalui informasi yang dikumpulkan dari pengalaman kehidupan masa lalu oleh beberapa orang lain. Beberapa dari mereka mengkonfirmasi bahwa diri tertinggi saya berada di Sirius. Sementara beberapa malah mengadakan pertemuan dengan saya di kantor Menara Kembar Sirius. Mereka cukup ingat pertemuan tersebut. Seorang wanita yang ingat bahwa dulu ia penghuni sebuah bintang yang sangat jauh dari bumi. Lalu ketika ia bertemu dengan saya saat ini, ia telah direkrut dalam Proyek Perubahan Besar Bumi. Secara sekarela dan senang hati ia bergabung dalam proyek ini. Setelah perekruitan, secara alami ia melihat sejarahnya bahwa setelah ia datang ke bumi melalui galaksi Andromeda, ia tinggal di Lemuria, Atlantis, dan berbagai Negara di bumi. Diantara orang-orang ini, banyak yang ingat bahwa sebelum pindah ke bumi, mereka telah menjalani suatu proses dahulu di Sirius atau Pleiades untuk memasuki bumi.

Juni 2004, saya bertemu dengan seseorang yang dapat berhubungan dengan berbagai mahluk semesta. Berbagai dialog dengan para penghuni semesta melalui orang ini, dengan berbagai informasi pengalaman kehidupan lampau, ia mengatakan bahwa saya juga dapat menggunakan intuisi dan perasaan saya untuk melakukan ini. Sejak itu, saya dapat berhubungan dengan diri tertinggi saya di Sirius, seorang administratif galaksi sekaligus asisten administratif. Saya juga mengamati beberapa pembimbing sedang berbicara dengan diri tertinggi mereka di semesta.

Setelah melalui proses-proses ini, kesadaran saya sekarang hampir selalu berada dalam kesadaran semesta. Merasakan bahwa cerita-cerita mengenai semesta dan Perubahan Besar Bumi seperti tetangga sebelah rumah saya. Kebanyakan orang yang membaca buku saya mengira saya mengalami mimpi terliar saya saat menulis. Namun saya katakan dengan jelas bahwa sesungguhnya Perubahan Besar Bumi telah direncanakan dari dahulu kala oleh semesta dan sekarang dibentangkan.

Semesta adalah hampir tiada batas hingga dimensi ke sepuluh. Perbedaan dalam getaran frekuensi membagi tiap dimensi. Setiap dimensi memiliki dunia yang berbeda juga komunitas mahluk penghuni yang berbeda. Tiap komunitas di semesta hidup dengan hirarki yang jelas berdasarkan prinsip-prinsip dan rencana-rencana masing-masing dimensi, galaksi, bintang dan planet. Ada berbagai gesekan antar dimensi atau galaksi, namun dimensi-dimensi yang lebih rendah tidak dapat pergi sampai perencanaan dan penyesuaian yang dibuat oleh dimensi-dimensi yang lebih tinggi.

Mungkin, orang-orang tak mengalami apa yang saya alami ini. Bahkan mereka tidak pernah mengembangkan kesadarannya lebih luas dengan kesadaran multi-dimensi semesta. Beberapa abad yang lalu manusia berpikir bahwa matahari mengelilingi bumi, bumi-sentris, pandangan antroposentis. Terima kasih dengan kemajuan ilmu pengetahuan, bagian-bagian informasi tetanga semesta mulai dikumpulkan. Beberapa novelis dan seniman yang kesadarannya telah berkembang, mereka membuat novel-novel dan film-film. Melalui karya-karya tersebut, manusia dapat membayangkan multi-dimensi semesta terbuka lapis demi lapis. Kesadaran kebanyakan orang, termasuk para pemimpin religi masih dalam tahap perdebatan keberadaan UFO dari luar bumi.

Dunia dimana disebutkan dalam agama sangat terbatas dalam dimensi ketiga dan keempat. Dimensi ketiga menggambarkan alam material bumi dengan 5 indra. Dimensi keempat masih berhubungan dengan dimensi ketiga, adalah dunia setelah kematian. Ini yang sering disebut surga, dan dunia energi (hantu, jin) yang diciptakan dan dipengaruhi oleh kesadaran manusia.

Kebanyakan orang yang kesadarannya berada di dimendi ketiga atau keempat akan sulit memahami multi-dimensi semesta. Mereka sulit memahami bahwa proyek dimensi yang lebih tinggi sedang dilaksankan di bumi. Bila ada seseorang yang mudah memahami multi-dimensi semesta, ia mungkin seseorang yang memiliki ingatan kehidupan di angkasa luar dalam dimensi kelima atau lebih tinggi lagi.

Perubahan Besar Bumi berarti kenaikan kesadaran bumi menjadi dimensi kelima, berarti manusia, binatang dan tumbuhan akan memiliki getaran tidak lebih rendah dari kesadaran kelima. Selagi Perubahan Besar Bumi masih dijalankan, manusia harus berusaha mengembangkan kesadarannya hingga dimensi kelima bahkan lebih tinggi. Bagaimanapun, banyak praktisi spiritual di bumi termasuk praktek meditasi dan Tao berfokus melatih cakra-cakra dasar. Sebenarnya mereka masih belum bertransformasi getarannya hingga dimensi keempat. Para praktisi spiritual yang melatih focus pikiran dapat naik ke dimensi lima karena mereka telah melewati cakra jantung. Namun semua harus mengalami yang namanya pencerahan, sehingga kesadaran mereka naik ke dimensi kelima atau lebih.

Tingginya kesadaran seseorang tidak dilihat dari kemampuannya membersihkan pikiran atau memfokuskan pikiran, namun pengembangan kesadarannya. Kesadaran kita berkembang pertama-tama dengan mengenali keberadaan melalui 5 indra dan lalu menjadi kokoh akan kenyataan bahwa dunia material kita merupakan hal kecil dalam lapisan multi-dimensi semesta. Ketika kita secara bertahap menghilangkan pemikiran bahwa, saya, lingkungan saya, negara saya, bumi saya adalah pusat semesta, maka kesadaran kita dapat mengalami loncatan tinggi ke depan. Pemikiran-pemikiran yang egosentris yang terkikis membuka kita ke kesadaran yang lebih tinggi.

Bergerak maju dari kesadaran bumi menuju kesadaran universal adalah hal penting dalam kehidupan manusia di bumi saat ini. Para pertapa dan para pencari spiritual umumnya masih berada di kesadaran dimensi keempat yaitu masih dalam tahapan egosentris. Mereka harus sadar akan hal ini. Adanya Perubahan Besar Bumi mereka harus mendaki ke kesadaran kelima, atau mereka hanya tertinggal di kesadaran dimensi keempat saja. Mereka yang sudah mencapai kedalam kesadaran dimensi kelima nanti dapat turun lagi di bumi atau dapat tinggal di planet dengan kesadaran dimensi kelima.

Di depan, peradaban manusia akan menanti berbagai perubahan fisik yang mencegangkan yang akan meruntuhkan pemikiran dan pengetahuan yang ada. Untuk 7-8 tahun ke depan adalah tahap perubahan fisik. Mereka yang melihat perubahan-perubahan ini dengan pikiran terbuka akan mulai memahami bahwa kejadian-kejadian tersebut bukan hanya disebabkan oleh kecelakaan tapi dengan perencanaan-perencanaan yang disusun dimensi tertinggi semesta. Kita akan melihat bahwa tujuan perubahan besar bumi adalah dan untuk memahami mengapa seluruh otoritas dan pemerintahan yang ada sekarang di bumi akan hancur. Melaui proses ini banyak manusia yang akan loncat kesadarannya ke kesadaran kosmos.

Hingga sekarang, bumi telah menyediakan lahan latihan untuk pembelajaran diri melalui pengalaman-pengalaman. Sehingga pengalaman-pengalaman menjadi sangat berharga. Mulai sekarang kita harus menyambut pengalaman-pengalaman yang akan terjadi. Kita perlu sebuah wawasan kosmos yang tidak disamarkan oleh organisasi-organisasi spiritual yang masih dalam tahap pemikiran egosentris dan bebas dari pemahaman sebelumnya serta pendapat-pendapat seseorang di masyarakat. Hanya ini persiapannya, pemikiran kita yang terbuka dan menghendaki pencarian berbagai spiritual yang ada di bumi.

 

Saturday, November 7, 2015 - 11:15
Kategori Rubrik: