The Provoking Post

ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Mau berbekam nggak masalah, namun jangan membatasi kesehatan hanya kepada bekam saja. Dahulu Ibnu Sina membuat kompilasi al-Qānūn fī al-Ṭibb, ensiklopedia pengobatan yang menjadi referensi secara luas, termasuk masyarakat Eropa hingga berabad-abad. Namun semangat itu terlihat sangat pudar sekarang ini.

Kita sering kepentok dengan perkara baru yang kemudian kesulitan untuk menjawabnya, karena tidak mau terlibat dari awal. Sebagai contoh, pembuatan vaksin yang didominasi oleh masyarakat non-muslim, seringkali melibatkan bahan yang bermasalah di kalangan umat Islam. Masalahnya kita kemudian hanya berdebat, apakah vaksin itu boleh atau tidak. Repotnya kemudian muncul gelombang antivaksin dengan berargumen vaksin itu proses pembuatannya menggunakan dzat haram, tidak peduli apa kata ulama yang berijtihad tentang kedaruratannya, seperti kasus vaksin Rubella.

Untung saja, banyak produsen barang yang kemudian dikonsumsi oleh umat Islam, karena mungkin alasan utamanya adalah ekonomi, mereka kemudian membuat produk bersertifikasi halal, seperti yang massif dibuat oleh industri makanan Thailand.

 

Membumikan Islam itu adalah dengan mewarnai peradaban dunia sehingga nilai-nilai Islam bisa memberi manfaat kepada masyarakat dunia, bukan sebaliknya, memperalat Islam hanya untuk kepentingan politik sesaat, padahal intinya pragmatisme duniawi seperti yang kadang kita lihat pada percaturan politik di Indonesia belakangan ini.

Jangan merasa paling Islam kalau hanya sebatas penampilan permukaan saja, bergerombol untuk mendukung si anu dan si itu, tetapi galilah khazanah Islam, jadikan ia bahan pertimbangan bagi para pengambil keputusan untuk mengatasi berbagai persoalan kita, dan pastikan menjadi masyarakat well-informed, sehingga tidak mengajukan pengambilan keputusan yang ternyata menyesatkan. Tidak berdebat kusir atas label semata, tetapi substansi yang lebih utama.

Contoh: Apa pandangan Islam dalam menjaga lingkungan yang bersih dan baik? Bagaimana cara menujunya? Bagaimana seharusnya kita mengelola sampah pribadi kita? Bagaimana kita seharusnya bijak dalam menggunakan energi? Topik seperti ini penting untuk dikupas lebih dalam.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Saturday, February 29, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: