Provokasi Gabener Ongol-Ongol PhD

Oleh: Meilanie Buitenzorgy

 

Gw termasuk yang sulit percaya kalau ongol-ongol bergelar PhD ini memang beneran seriously pathetically idiot. Ini mesti sabotase. Provokasi. Sebagaimana Ahok dulu diprovokasi sejak hari pelantikannya, terus menerus tanpa kenal lelah, hingga terciptalah gol di Kep. Seribu itu.

Dia, si ongol-ongol, sedang memprovokasi JokoWow. Sekaligus caper tingkat dewa, agar segera ada yang meminangnya jelang 10 Agustus.

 

Menjelang 10 Agustus, dia akan makin menggila, karena reaksi JokoWow cuma semacam mengutus menteri PUPR ngurusin trotoar tengah malam. Lagi-lagi JokoWow mencetak gol. Padahal yang diinginkan si badut, JokoWow menggunakan otoritasnya menjewer, lalu, goooolll, meledaklah kembali romantisme soliditas kelompok “you-know-who” yang makin hari makin pudar.

Dia akan melakukan apa pun demi provokasi plus caper, termasuk mempermalukan kita sebagai bangsa di mata delegasi Asian Games.

Bersiaplah. Amsyong memang.

Percuma aja yekan wakilnya menghiba-hiba, memohon netizen sudi kiranya gencatan senjata bully di medsos. Lha wong si ongol-ongol gak brenti cari gara-gara.

Sepertinya 10 Agustus akan berlalu tanpa ada namanya terukir di KPU Pusat. Dan dia pun terpaksa menjalani kursi panas gaberner Jekardah hingga 2022. Dengan segala inkompetensinya.

Tak apa. Rakyat Jekardah memang harus belajar sambil menelan pil pahit sampai 2022. Agar next pilgub tak lagi sudi dicipoa-in warga D3pok dan B0gor. Sementara wilayah para provokator malah dapat Ridwan Kamil. **Sakitnya tuh disini**

Bisa jadi juga, JokoWow sedang bersabar menunggu satu titik dimana si ongol-ongol harus berbenturan dengan warganya sendiri.

**Sambil membayangkan si ongol-ongol mengalami nasib seperti Vitaly Zhuravsky, anggota parlemen Ukraina yang dibuang warganya ke tong sampah.**

 

(Sumber: Facebook Meilanie B)

Thursday, July 19, 2018 - 20:15
Kategori Rubrik: