Prestasi Presiden Berbanding Terbalik dengan DPR

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Zazuli

Saat ini ada sebagian anggota bahkan wakil ketua DPR yang gemar menyerang, mengkritik dan nyinyir terhadap pemerintahan Jokowi. Sekedar sebagai perbandingan mari kita lihat gaji dan prestasi DPR dibandingkan dengan gaji dan prestasi Presiden sehingga sebagai rakyat kita jadi tahu persis bagaimana hasil kerja para “pelayan rakyat ini”.

PENGHASILAN DPR RI

Berikut Rincian Gaji anggota DPR RI Masa Bhakti 2004-2009 : Rutin perbulan meliputi : Gaji pokok: Rp 15.510.000, Tunjangan Listrik: Rp 5.496.000, Tunjangan Aspirasi: Rp 7.200.000, Tunjangan kehormatan: Rp 3.150.000, Tunjangan Komunikasi: Rp 12.000.000, Tunjangan Pengawasan: Rp 2.100.000, Total: Rp 46.100.000/bulan. Total per tahun: Rp 554.000.000. Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan non-bulanan atau non-rutin, dimulai dari penerimaan gaji ke-13 pada Juni, dengan rincian sebagai berikut: Gaji ke-13: Rp 16.400.000.

Dana penyerapan (reses): Rp31.500.000. Dalam satu tahun sidang, ada empat kali reses, jika ditotal selama pertahun dapat diperoleh angka sekitar Rp 118.000.000 dalam satu tahun. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu dana insentif (tambahan) dari pembahasan Rancangan Undang Undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebesar Rp 5.000.000 per kegiatan. Sedangkan untuk dana kebijakan insentif legislatif sebesar Rp 1.000.000 per RUU.

Sehingga, secara keseluruhan, yang diterima seorang Anggota DPR-RI dalam setahun dapat mencapai hampir Rp 1 miliar. Jumlah anggota DPR RI periode 2014-2019 saat ini berjumlah 560 orang.

PRESTASI DPR RI

Sekarang mari bandingkan penghasilan sebesar 1 milyar pertahun itu (belum lagi jika ada “duit misterius” yang lain) dengan prestasi kerja mereka dalam 3 tahun masa jabatan ini. Selama 3 tahun kerja mereka baru menyelesaikan 3 RUU dari total jumlah prolegnas prioritas tahun ini sebanyak 39 RUU. Dengan demikian, berarti DPR baru menyelesaikan 7,7 persen prolegnas prioritas. Prolegnas DPR 2014-2019 totalnya berjumlah 160. Berarti DPR baru menyelesaikan 1,875 persen prolegnas.

PENGHASILAN PRESIDEN RI

Hak Keuangan Presiden dan Wakil Presiden RI diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 1978. Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 1978, Gaji Pokok Presiden adalah 6 kali gaji pokok tertinggi Pejabat Negara Republik Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Dengan demikian, dapat dihitung, besarnya Gaji Pokok Presiden RI per bulan = 6 x Rp5.040.000,- = Rp30.240.000,-

Berdasarkan Keppres Nomor 68 Tahun 2001, besarnya Tunjangan Jabatan untuk Presiden RI sebesar Rp32.500.000,- per bulan. Setelah ditotal dengan gaji pokok, didapatlah penghasilan sebesar Rp 62.740.000 per bulan atau “hanya” Rp. 752.880.000 per tahun (masih kalah dengan penghasilan DPR RI yang hampir mencapai Rp 1.000.000.000 (1 milyar) per tahun.

PRESTASI PRESIDEN RI

Dalam 3 tahun masa jabatannya Jokowi telah melakukan banyak prestasi dan terobosan yang luar biasa terutama dalam hal pembangunan infrastruktur. Berikut ini adalah 47 Prestasi Kepemimpinan Presiden Jokowi :

1. Membubarkan PETRAL yang bisa menghemat anggaran sebesar Rp.250.miliar/hari
2. Mencabut subsidi BBM , sehingga dananya dapat digunakan untuk berbagai hal yang produktif
3. Meresmikan pembuatan jalan toll Trans Sumatera tahap I dari Lampung-Palembang-Indralaya
4. Meresmikan dimulainya pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah dengan Kapasitas 2.000.MW yang mangkrak selama empat tahun.
5. Dimulainya pengairan Waduk Jatigede, Sumedang yg berfungsi untuk mengendalikan banjir di Indramayu , pengairan sawah sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dgn kapasitas 110.MW
6. Pada Tanggal 09-09-15, dimulainya pembangunan jalur LRT jurusan Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang (info: Kemen PUPR)
7. Pada Tanggal 21-09-15, peresmian dioperasikan nya Bor Raksasa untuk membuat terowongan dalam tanah guna jalur MRT trayek Lebak Bulus-KebayoranBaru-Senayan-Bundaran Hotel Indonesia
8. Pemerintahan Jokowi menggelontorkan dana sebesar Rp.16.triliun untuk membangun infrastruktur di perbatasan Kalimantan dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat
9. Pembangunan Pelabuhan Laut dalam di Papua : Sorong, Manokwari, Jayapura dan Merauke , serta infrastruktur pembuatan jalan yg menghubungkan kota kota di Papua.
10. Perusahaan Saudi Arabia ARAMCO akan membangun Kilang Minyak serta Storage BBM di Indonesia senilai Rp.140.triliun yg selama ini pembangunanKilang Minyak tidak pernah terwujud sejak era Soeharto

11. Dengan beroperasinya pada bln Nopember 2015 ini unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di Cilacap Jateng dan Kilang TPPI di Tuban Jatim, maka Import BBM Premium bisa berkurang 30% atau Negara bisa hemat Rp.150.M/hari, atau setara dgn 100.ribu Barrel per hari
12. Kasus Lumpur Lapindo yg selama 8 tahun tidak selesai di era SBY, oleh Jokowi hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung ganti rugi semuanya diterima warga Sidoardjo
13. Komite Explorasi Nasional (KEN) yang dibentuk pemerintah Jokowi pada tgl.12-Juni-2015 telah menemukan cadangan Minyak dan Gas di Indonesia Timur sebesar 5.2.miliar barrell untuk Minyak sebanyak 2.7.miliar barrel dan untuk Gas14.TCF Gas
14. Pemerintah targetkan pekerjaan Tol Trans Papua dirancang sepanjang 4.320.Km (Sorong-Manokwari-Wamena-Jayapura-Merauke) (Timika-Oksibil) tersambung pada tahun 2018 ( info : Men PUPR Berita Satu TV-14.10.15 )
15. Satu tahun Jokowi memimpin sudah membuat jalan Tol sepanjang 132.35. Km
16. Izin investasi untuk para investor yg ingin menanamkan modalnya di Indonesia di era SBY harus menunggu sampai 2 tahun (536.hari) Tetapi di era Jokowi urus Izin Investasi cukup dengan 3 jam
17. Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres No.115 tahun 2015 untuk Kementrian KP yg isinya tidakperlu ke Pengadilan lagi jika Satgas Illegal Fishing menangkap Kapal Asing Pencuri Ikan bisa langsung tenggelamkan
18. Dalam kurun waktu 9 bulan Jokowi bisa membayar sebagian hutang warisan peninggalan SBY sebesar Rp.293.triliun
19. Sejarah baru Indonesia, dalam waktu 9 bulan Investasi masuk Rp.400.triliun,Jokowi memang ber keinginan kuatuntuk membuat Indonesia sejahtera
20. Mulai beroperasinya 6 rute Tol Laut Jokowi dari Tanjung Priok – Papua. Tanjung Priok – Natuna. Tanjung Perak – ke seluruh pelabuhan di NTT dan seluruh pelabuhan di Maluku serta seluruh pelabuhan di Papua dan Papua Barat

21. Dalam satu tahun pemerintahan Jokowi sedang proses pekerjaan pembangunan 15 Bandara baru di wilayah terluar Indonesia, diantaranya Bandara di Miangas, Manokwari, Berau, Tual, Palu, Maumere, Tarakan, Aceh Tengah, Wakatobi , dll
22. Pemerintahan Jokowi selama satu tahun dapat menurunkan Import Premium sebesar 37.% dari semula 378.5.ribu BPH turun jadi 236.ribu BPH. Begitu juga dengan Solar import nya turun sebesar 84.% dari semula sejumlah 121.3.ribu BPH turun menjadi 20.ribu BPH
23. Setelah 40 tahun Presiden Italia tdk ke Indonesia datang menemui Presiden Jokowi Tanggal.9-11-15 untuk menandatangani MOU investasi sebesar USD.1,055.M. atau setara dengan Rp.140.triliun dalam bidang Logistik, Industri Kulit, Industri Otomotif dan Furniture
24. Presiden Jokowi meresmikan pabrik Pupuk terbesar di Asia Tenggara Pupuk Kaltim 5 Bontang dengan kapasitas produksi Ammonia 825.000.Ton per tahun dan produksi Urea 1.155.000.Ton per tahun, serta dimulainya pembuatan jalur Kereta Api Trans Borneo
25. Keputusan besar telah diambil Presiden Jokowi, yaitu tidak lagi memperpanjang kontrak Freeport yang telah 45 tahun menggali Emas di Papua.
26. Jokowi Tanggal 25.11.2015 meresmikan pembuatan jalur rel kereta cepat Makassar-Pare Pare, diharapkan tahun 2019 sudah bisa beroperasi Kereta Api Trans Sulawesi dari Manado ke Makassar
27. Ground breaking pembangunan jalur Kereta Cepat, Jakarta-Bandung di Walini, Bandung Barat
28. Program pembangunan 1.juta rumah untuk rakyat, akhir Januari 2016 sudah terbangun 700.ribu unit rumah
29. PLN mulai bln Februari.2016 menurunkan lagi tarif Listrik dgn daya dari 450.va, 900.va, 1300.va, 2200.va dan 4400.va
30. Kapal khusus angkut Sapi Camara Nusantara I, berhasil angkut 500.ekor Sapi ke Jakarta dari NTT & NTB, diusahakan setiap bln bisa angkut 1.000.ekor sapi

31. Sejak 50 tahun lalu Warga Sulawesi Utara dan Gorontalo kekurangan Listrik, sekarang sudah bisa merasakan aliran listrik selama 24 jam mulai Januari 2016 karena PLTG Apung yg dikirim Jokowi bln Desember 2015 sudah berfungsi full berdaya 120.MW.
32. Sebanyak 2.519 Desa di Indonesia Timur akan mendapatkan aliran Listrik di tahun 2016 – info : Kemen ESDM 18-12-2016
33. Hari ini sebanyak 3.898 rumah tangga di Sorong telah bisa menikmati Gas Alam untuk memasak.
34. Presiden Jokowi programkan dari tahun 2014-2019 akan membangun 49 waduk di seluruh Indonesia untuk mengairi persawahan , tahun 2015 sedang dikerjakan 13 Waduk dan tahun 2016 sedang dikerjakan 8 waduk
35. Waduk yang sedang dikerjakan sejak tahun 2015 : Waduk Raknamo-Kupang. Waduk Pidekso-Wonogiri. Waduk Logung-Kudus. Waduk Lolak-Boolang Mongondow. Waduk Kruereto-Aceh. Waduk Passaloreng-Wajo. Waduk Tanju-Dompu NTB. Waduk Bintang Bano-Sumbawa Barat. Waduk Mila-Dompu NTB. Waduk Kairan-Lebak. Waduk Tapin-Tapin Kalsel. Waduk Rotiklot-Belu NTT. Waduk Telaga Jawa-Karang Asem Bali.
36. Waduk yang mulai dikerjakan tahun 2016 : Waduk Rukoh-Aceh. Waduk Sukoharjo-Lampung. Waduk Kuwil Kawangkoan-Sulut. Waduk Ladongi-Sulawesi Tenggara. Waduk Ciawi-Jawa Barat. Waduk Sukamahi-Jawa Barat. Waduk Leuwikeris-Jawa Barat. Waduk Cipanas-Jawa Barat.
37. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan MPP di Kab.Bangka untuk pembangkit Listrik dgn daya 350.MW guna kebutuhan Regional Sumatera – Yaitu : Bangka-Belitung-Lampung-Nias-Duri Riau-Medan. Tanggal.01-06-2016
38. Presiden Jokowi meresmikan PLTMG Arun dengan daya listrik 184.MW untuk kebutuhan warga Lhokseumawe. Tanggal.02-06-16
39. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan Mobile PP 4×25.MW di Kab.Mempawah. Kalbar Tgl.02-06-16
40. Melalui video konferensi Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTU Ketapang dengan daya 20.MW. Tanggal.02-06-16

41. Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTG Paguat Pohuwato di Gorontalo dengan daya 100.MW. Tanggal :03-06-16
42. Presiden Jokowi ground breaking pembangunan PLTU unit IV Lontar di Kronjo Banten dgn daya 1×315.MW. Tanggal.10-06-16
43. Presiden Jokowi meresmikan pembangunan MPP Jeranjang PLTG berdaya 2×25.MW di Gerung Lombok Barat NTB. Tanggal.11-06-16
44. Jokowi menambah Terminal 3 Bandara Soetta Ultimate International yg bisa angkut penumpang 25.juta orang mengungguli Bandara Changi Singapore
45. Setelah Indonesia merdeka 71 thn baru di era Jokowi warga perbatasan di Krayan Nunukan bisa beli Solar Pertamina dengan subsidi khusus seharga Rp.5.150,- per liter
46. Warga Sungai Mandau, Kab.Siak selama 71 tahun baru saat ini menikmati aliran Listrik
47. Warga Kab.Puncak Jaya Papua selama 71 tahun di era Jokowi ini dibangun SPBU pertama dengan harga Premium yang semula Rp.50.ribu, bisa turun ke Rp.6.500.per Liter

TINGKAT KEPUASAN PUBLIK

Saat ini publik memiliki tingkat kepuasan yang cukup tinggi terhadap Presiden dan tingkat kepercayaan yang rendah terhadap kinerja DPR. Lembaga survei Polling Centre, bekerja sama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW), melakukan survei antikorupsi 2017. Salah satu temuan survei adalah Presiden (dan juga KPK) merupakan lembaga yang paling dipercaya public sedangkan DPR dan Partai Politik menempati posisi terbawah dalam hal tingkat kepercayaan publik. Tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden adalah sebesar 86% sedang tingkat kepercayaan publik terhadap Partai Politik hanya sebesar 35%.

Hasil survei Indikator juga menunjukkan masyarakat puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Dari 1.220 responden, sebanyak 68,3 persen menyatakan puas. Peneliti Indikator Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, tingkat kepuasan menanjak konsisten dalam satu tahun terakhir sejak Maret 2016. Burhanuddin menilai jumlah itu didasari kerja pembangunan infrastruktur oleh pemerintah. Tingkat kepuasan itu berasal dari membangun jalan umum sebanyak 72 persen, perbaikan layanan kesehatan terjangkau sebanyak 65 persen, pembangunan sarana transportasi umum sebanyak 60 persen dan pembangunan jalan tol luar Jawa sebanyak 56 persen.

KESIMPULAN

DPR yang berjumlah 560 orang dengan penghasilan rata-rata Rp. 1 milyar per orang per tahun ternyata sangat miskin dan minim prestasi dan baru baru menyelesaikan 7,7 persen saja dari tugas dan target mereka dalam 3 tahun masa kerja ini. Sebagian dari mereka justru lebih fokus untuk nynyir, mengkritik dan menyerang pemerintah daripada melakukan kerja nyata yang bermanfaat bagi rakyat dan negara.

Sedangkan Presiden yang hanya berjumlah 1 orang dengan penghasilan Rp 62.740.000 per bulan tapi mampu melakukan banyak prestasi dan pekerjaan besar bagi bangsa dan negara ini. Sebagai rakyat silakan Anda menilai sendiri siapakah yang lebih layak digaji dengan uang rakyat (yang juga berarti adalah uang Anda) untuk melakukan pekerjaannya....

Pasukan kecebong garis keras, viralken. Biar makin banyak orang yang melek dan kembali kewarasannya....

Salam Waras

Sumber : Status Facebook Muhammad Zazuli

Tuesday, November 14, 2017 - 21:30
Kategori Rubrik: