Presiden Jokowi Kangen Naik Gethek di Sungai Bengawan Solo

REDAKSIINDONESIA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) beramah-tamah dengan teman-teman masa kecilnya serta sanak saudaranya di Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (7/7/2016). Desa tersebut adalah desa asal kakeknya, Wiro Miharjo. Di tempat ini Jokowi banyak menghabiskan masa kecilnya.

“Saya selalu kangen tempat ini. Dulu ketika kecil saya biasa mandi di Sungai Bengawan Solo. Tapi tadi saya tanya apa ada yang menemani saya, ternyata sudah tidak ada,” kata Jokowi bergurau.

Jokowi mengaku dulu sewaktu masih kecil sering naik gethek (perahu rakit) menyusuri Sungai Bengawan Solo bersama teman-temannya. Bahkan kalau mau sekolah juga harus menyeberang menggunakan perahu.

Karena itulah, lanjut Jokowi, ia masih sering kangen mau naik gethek seperti dulu lagi. Ia mengingat bagaimana asyiknya bermain naik perahu menyusuri Sungai Bengawan Solo yang merupakan sungai terbesar di Jawa tersebut.

Dia bercerita, dulu setiap pulang kampung ke Gondangrejo, ia harus naik bus dari Solo ke Kebakkramat, Karanganyar, dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer.

Setelah itu, ia harus naik gethek menyeberangi Sungai Bengawan Solo lantaran saat itu akses jalan ke Desa Kragan masih sulit. “Dulu harus menyeberang Sungai Bengawan Solo naik gethek (perahu rakit) menuju ke sini (Gondangrejo),” ucapnya kepada warga yang berkumpul di Balai Desa Kragan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah teman masa kecil Jokowi mengusulkan agar dibangun jembatan di desa tersebut sehingga akan sangat berguna bagi masyarakat untuk mempermudah akses dari dan menuju desa mereka. 

(Sumber/foto: Joglosemar.co)

Thursday, July 7, 2016 - 22:30
Kategori Rubrik: