Presiden Jokowi diaku Anak Intelektual BJ Habibie

Ilustrasi

Jakarta (RedaksiIndonesia) – Sebuah pernyataan mengejutkan keluar dari mantan Presiden Republik Indonesia ke 3 yaitu Profesor Dr ING Habibie.

Seusai santap siang bersama Presiden Joko Widodo, menjumpai wartawan. "Sebelum saya meninggalkan tanah air, saya mau sampaikan ke anak intelektual saya ini Presiden Republik Indonesia, bahwa saya akan permisi dulu," ungkap Habibie sambil menepuk pundak Jokowi.

Meski keduanya berbeda jurusan dan tingkat intelektualitasnya namun kemampuan kepemimpinannya pantas disejajarkan. Apalagi Presiden Joko Widodo menjabat presiden melalui pemilihan umum.

Siapa yang tak kenal Habibie? Jangankan di Indonesia, diluar negeri pun dirinya dihormati terutama di Negara yang teknologinya maju, Jerman. Suami almarhumah Ainun Habibie pernah lulus dengan predikat summa cum laude dari Jerman sewaktu kuliah disana dan lulus tahun 1965.

Sewaktu bekerja di Messerschmittblkown-Blohm, pesawat penerbangan, Habibie sanggup bersaing hingga menjadi wakil presiden perusahaan itu.  Bahkan saat menyelesaikan tugas S3, pria yang murah senyum itu mampu merancang pesawat yang kecepatannya 20 kali kecepatan suara.

Saat ini beliau sedang mengembangkan R-80 yang diprediksi bakal mengejutkan dunia dan diprediksi akan launching pada 2016 atau 2017.

Kehadiran Habibie menjumpai Joko Widodo untuk berpamitan ke Jerman dan cukup lama disana. Keduanya terlibat obrolan serius nan hangat soal teknologi maupun pendidikan.

Nampaknya Prof Habibie menaruh kepercayaan dan harapan besar kepada Jokowi membawa Indonesia semakin maju. Berarti terpilihnya pria kelahiran Solo itu sudah tepat dan tinggal didukung agar Negara Indonesia makin maju.

Usai makan siang, dia pun menghadiahkan Jokowi berupa buku biografinya yang terbaru tentang masa mudanya.

"Agak lama juga saya kembali ke tanah air, sampai 29 Desember. Oke?" kata Habibie seraya berpamitan Selasa (13/10/2015). Presiden Joko Widodo mengantarkan Habibie hingga menaiki mobilnya. (Detik.com)

Thursday, October 15, 2015 - 13:15
Kategori Rubrik: