Presiden China Ternyata Masuk Surga

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Pada suatu saat di Pengadilan Akhirat, Malaikat mengumumkan manusia yang berhak masuk surga dengan kategori Pemimpin Negara. Tanpa diduga, Malaikat menyebut salah satunya adalah Presiden China. Dan pengumuman ini mengundang protes dari salah seorang Ulama dari Indonesia.

"Hai Malaikat! Apa antum gak salah baca? Masak Presiden Kafir, Aseng, Komunis bisa masuk Surga?!"

"Dia berhak masuk Surga karena semua Amal Solehnya!"

"Amal Soleh bagaimana? Mana mungkin Orang Kafir beramal Soleh?"

"Coba lihatlah ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Siapa yang "menggendong" para Jamaah Haji disana? Tidak lain adalah deretan kendaraan buatan China. Bis Shalawat di Masjidil Haram, Bis di Masjid Nabawi, Bis peziarah antar kota juga buatan China. Bahkan Kereta Api Cepat penghubung Mekkah Madinah juga ada keterlibatan China dalam pengerjaannya. Tidak hanya itu, Jamaah Haji dari China juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Semuanya juga difasilitasi oleh negaranya. Lihat juga perlengkapan ibadah dan suvenir (oleh-oleh) haji "Made in China" yang dikenal murah membuat orang lebih mudah beribadah dan bersedekah. Itulah beberapa contoh amalan-amalan solehnya. Bahkan China juga memproduksi separuh mobil listrik di dunia. Itu setidaknya bisa menjaga temperatur bumi karena berkurangnya pembakaran minyak bumi. Selain itu, juga mengurangi konflik di berbagai negara yang dipicu perebutan sumber daya (minyak). Hal ini jelas membawa kemashlahatan bagi Umat Manusia."

"Tapi China dulu mau menguasai negara saya! Bahkan rudalnya sudah mengarah lurus ke Ibukota Negara kami!"

"Ah, itu kan cuma prasangka, ujaran kebencian dan tuduhan yang mengarah fitnah. Atau bisa jadi itu Sifat Hasut, Iri dan Dengki milik Iblis yang membuatnya terusir dari Surga!"

"Tapi saya Ulama lho.. bukan Iblis. Eh, kira-kira saya bisa masuk Surga kayak Presiden China itu apa nggak ya Malaikat?"

"Hmmm..."

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Thursday, August 29, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: