Predikat WTP Bukan Jaminan Sistim Pemerintahan Bersih

Oleh : Damar Wicaksono

Sudah kerap tho, sebagian kepala daerah tertangkap KPK itu laporan keuangan daerahnya dapet predikat WTP dari BPK. Predikat itu ngga bisa jadi jaminan sistem pemerintahan dia bersih

Masalahnya, predikat WTP itu ternyata kerap digunakan untuk pencitraan. Bahwa pemerintahannya BERSIH. Padahal, dia masih minta fee ama pengusaha yang menang tender proyek. Si kepala daerah masih ngutip fee untuk mutasi dan promosi pejabat. Caranya macem-macem, makin canggih

Satu contoh pernah saya ceritakan 2 tahun lalu. Saat saya dan mitra yang sudah senior ingin membuka sebuah pabrik pengolahan pangan di sebuah kota di pantura Jabar. Setelah ada deal di sebuah kawasan industri, seorang utusan bupati datang dan meminta "atensi". Iya, sebutannya macem2. Mitra senior saya bilang pada saya kalo kita tunda saja daripada harus keluar lagi duit ratusan juta buat nyogok. Walopun kami juga sudah keluar duit untuk perijinan (resmi) dan sebagainya

Rugi? Jelas lah. Tapi kerugian akan jauh lebih besar jika praktek itu dilanjutkan. Siapa bisa menjamin kelak pabrik operasi, permintaan suap akan brenti?

Peluang penciptaan ratusan lapangan kerja ilang. Dan setahun kemudian (tahun 2013) si kepala daerah tertangkap KPK. Benar, berita menyatakan tentang urusan suap perijinan. Saya ngga tau pengusaha lain yang sudah kena ratusan bahkan miliar duit sekian taun ia berkuasa.

Saya pikir, memang ada pejabat pusat atau daerah yang memang terlanjur keenakan korupsi dan atau gaya hidupnya terlanjur mewah. WALO take home pay pejabat tinggi semacem eselon 1 atau bupati sekarang bisa 30-70jt. Gaji setinggi itu ternyata kalah ama "penghasilan" tak resmi mereka yang sebagian besar sudah "ditutup". Plus mental korup

OTT KPK kemaren sore SANGAT TIDAK mengherankan

Selamat berpuasa Ramadhan saudara-saudara muslimku di seluruh dunia.

Terus berjuang dalam jalan kebenaran

Semoga Tuhan memberkati sumpah dan janji kita.**

Sumber : facebook Damar Wicaksono

Saturday, May 27, 2017 - 11:45
Kategori Rubrik: