Prabowo Phobia Salaman Hingga Pake Sarung Tangan?

ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Perlu diverifikasi apakah Pak Prabowo punya phobia yang sama dengan Presiden Trump, yakni Germophobia atau Germaphobia. Yakni sedapat mungkin menghindari jabatan tangan karena takut ketularan penyakit.

Trump mengakui dia mengidap phobia dan mengatakan bersalaman adalah tindakan barbar. Karena dia harus berkali-kali cuci tangan. Namun sejak jadi Presiden, Trump berusaha mengatasi dengan jabat tangan tapi sebentar. Tidak sampai jabat erat sampai tangan bergoyang.

Sementara itu pak Prabowo ketika berjabat tangan nampak cuma sebentar.Bahkan ada tayangan video dimana beliau justru mendorong pendukungnya yang ingin bersalaman. Dan capres 02 itu nampak lebih nyaman berada jauh dari kerumunan dengan berpidato dipanggung atau menyapa pen dukungannya dari atap mobil. Yang bisa dipersepsikan pak Prabowo menghindari jabatan tangan karena punya phobia itu.

Sinyalemen beliau mengidap phobia makin santer ketika beliau harus memakai sarung tangan baru-baru ini. Alasannya, tangan baret sedikit kena cakaran emak-emak yang ingin jabatan tangan. Pak Prabowo takut karena tangannya infeksi yang lebih bisa jadi malah jadi parah dan bernanah karena serbuan jutaan bakteri yang berpindah ke tubuhnya dari tangan-tangan pendukungnya yang kotor. Kotor bukan dalam artian penuh tanah tapi tidak steril atau tidak resik.

Namun karena tahun politik, budaya "resi'an" atau suka yang bersih-bersih digoreng sedemikian rupa. Parahnya, gorengan itu makin membuat citra beliau nyungsep gara-gara pembelaan timnya yang kelewat lebay hingga kelihatan tololnya.

Nanik Deyang dalam postingannya mengatakan dalam 4 hari Pak Prabowo jabatan tangan dengan 
ratusan bahkan jutaan orang dan menyebabkan jari beliau lecet dan kebaret.

Oh come on.. Grand ma..

Mana ada massa sebanyak itu disalamin semuanya. Jika memang benar, maka tidak hanya jari Pak Prabowo beset tapi juga bengkak. Dia tidak akan bisa salaman lagi..

Jadi pembelaan nenek Deyang itu jelas salah kaprah. Apalagi sampai menunjukkan jari-jari bujel Pak Prabowo yang luka bahkan keliatan bekas koreng nya.

Gambar jari bujel itu justru makin membuat orang makin berspekulasi akan phobia yang mungkin diidap Pak Prabowo. Selain spekulasi dia mengidap germophobia, capres 02 itu mungkin phobia kerumunan. Yang tidak ingin bersentuhan dengan orang banyak.

Bisa juga muncul spekulasi, beliau mungkin mengidap panic disorder yang hanya nyaman jika berjarak dengan massa yang berkerumun.. Dan mungkin itu juga yang bikin beliau mangkir terus pergi Jumatan.

Tapi segenap spekulasi Pak Prabowo mengidap aneka phobia dan panic disorder akan teredam dengan sendirinya. Yakni manakala beliau setelah sembuh luka baretnya turun dari mobilnya dan jalan kaki menyapa pendukungnya berjabatan tanpa sarung tangan..

Serta tentu saja...

Rajin Jumatan...

Bukankah demikian?

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Monday, March 18, 2019 - 08:45
Kategori Rubrik: