Prabowo Mau Sholat Jum'at Saja Perlu Diumumkan

ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Pasar nJohar dan Mesjid Kauman Semarang.. di dalamnya ada 2 pasar yang menjadi support system nJohar (pasar Pedamaran dan pasar Ya'ik). Bapak menamai saya Damar, salah satunya karena bapak besar di sekutar wilayah padat ini. Sekaligus mengenang saat pernah menjadi kuli dan loper koran di sekitar Pedamaran

Umur 1 hari sampe 2 tahun saya kerap diasuh budhe di lingkungan ini, saat bapak dan ibuk bekerja.. Pakdhe (kakak bapak nmr 1 dan suami budhe yg ngasuh saya) punya 4 toko dan menjadi tokoh yang dituakan oleh pedagang pasar Ya'ik.

Saat saya akan berangkat ke Magelang untuk sekolah berasrama, bapak membawa saya ke toko pakdhe minta doa restu. Lalu pakdhe membawa saya menemui sesepuh takmir mesjid Kauman. Salah satu mesjid tertua dan terbesar di Jateng. Sesuatu hal yg saat itu saya anggap lebay, "ngapain sih pake gini2an?" Kata saya ke bapak saya. Tapi saya ya mung manut

Sesepuh mesjid Kauman itu mengatakan kepada saya untuk menjaga nama baik Semarang di sekolah nantinya. Jangan jd eksklusif. Beliau lalu mengutip kisah Kyai Soleh Darat, salah satu ulama di mesjid Kauman 2 abad lalu

Mbah Kyai Soleh Darat, guru para guru dan ulama di Semarang bahkan Indonesia, mampu menyebarkan Islam di Semarang karena moderat. Tak pernah ada jalan kekerasan saat berdakwah.

Itulah kenapa saya pesen..
Kepada tim Prabowo yang mau MEMPOLITISASI Jumatan di Mesjid Agung Kauman Semarang, SEGERA SADAR

Bahkan saya dengar pagi ini, sesepuh takmir dan pengurus sudah menyatakan keberatan kepada KPUD dan Bawaslu

Jumatan ya Jumatan aja, ngga usah bikin kisruh Semarang

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Thursday, February 14, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: