Prabowo Marah Besar Sebab Skenario HoaxTerbongkar

Oleh : Winata Ali

(Gonjang Ganjing Paslon 2)

Seorang anggota tim pemenangan Prabowo Sandi dengan inisial FY yang diduga menjadi kreator drama gagal berjudul "Penganiayaan Ratna Sarumpaet" konon dimarahi dan dimaki maki oleh Prabowo akibat skenarionya yang terlalu mudah dibongkar oleh publik.

Ide konyol ini memang berasal dari FY, termasuk skenario propagandanya di sosmed berupa narasi dan foto fotonya. Nenek Ratna sendiri sempat menolak skenario itu karena sadar bahwa yang melakukan operasi kecantikan seperti dia cukup banyak, dan potensi terungkap juga sangat memungkinkan. Tetapi akibat terus didesak dan diyakinkan oleh FY, sang nenekpun akhirnya menyerah.

FY akhirnya mengkomunikasikan skenario itu ke elite, termasuk ke paslon no 2, dan berhasil meyakinkan mereka bahwa isue penganiayaan itu bisa jadi senjata ampuh guna mendiskreditkan rezim petahana. Jangan heran jika salah satu episodenya ada bagian jumpa pers dimana Prabowo sendiri ikut tampil didepan publik.

Prabowo sendiri konon sebenarnya juga merasa dibohongi, karena info yang dia dengar adalah bahwa memang terjadi penganiayaan. Dia tidak lakukan croscheck sendiri ke nenek Ratna, dan menganggap semua itu valid.

Setelah sosmed heboh dengan kasus muka lebam. Setelah semua informasi dipatahkan. Setelah bukti print out registrasi dan pembayaran disodorkan. Setelah video CCTV yang menampilkan nenek RS tgl 24 Sept pulang dari klinik estetika naik taxi ditampilkan, pihak pemenangan paslon 2 kalang kabut. Mereka tidak menyangka skenarionya begitu mudah dibongkar oleh publik.

Prabowo marah besar kepada FY yang dianggap telah mempermalukan paslon 2. FY dimaki maki tanpa ampun. Bayangkan, ada capres terlibat drama hoax. Ini sangat memalukan, merendahkan kredibilitas, kata Prabowo yang konon meminta kepada ketua tim kampanyenya untuk menonaktifkan FY.

Saat ini mereka telah berunding untuk menyiapkan strategi defense dengan beberapa poin sbb :

1. Ratna Sarumpaet akan mengaku trauma akibat peristiwa tersebut dan tak akan buka mulut kepada siapapun. Pasti bisa, karena dia ini pemain teater. 
2. Elite pendukung paslon 2 akan berkilah bahwa kasus penganiayaan ini tak perlu dilaporkan ke polisi karena tidak percaya bahwa polisi bisa membongkarnya. Akibatnya polisi tidak bisa bertindak karena penganiayaan adalah delik aduan.

Demikian artikel fiktif ini saya tulis dengan tokoh fiktif juga berinisial FY alias Fuck You.

 

Sumber : facebook Winata Ali

Wednesday, October 3, 2018 - 14:00
Kategori Rubrik: