Prabowo Beli Tanah Pakai Uang Siapa Dan Bagaimana Caranya

ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Pasca debat tadi malam, seperti biasa dan bisa diduga, netijen langsung gaduh. Khusunya mengenai isu-isu yang muncul dalam debat. Ada yang gaduh dengan Unicorn, adapula yang gaduh tentang kepemilikan lahan. Tapi menurut saya, dari semua isu yang muncul, yang paling menarik adalah pernyataan Prabowo tentang larinya uang kita ke luar negeri.

Dalam tulisan beberapa hari lalu, secara kebetulan saya sempat menyinggung mengenai hal ini. Kesimpulannya, ada sekitar Rp.6.000 trilliun yang tidak dapat dipertanggung jawabkan asal usulnya. Salah satunya, patut diduga dana tersebut didapat dari kejahatan penerbitan uang ilegal.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=716579658735898&id=100011516113440

Dan menariknya dalam debat tadi malam, selain merinci jumlah dana yang terparkir (baca: sembunyi) di luar negeri, Prabowo juga merinci jumlah uang beredar di Bank seluruh Indonesia adalah sebesar Rp.5.465 trilliun. Artinya, angka ini adalah jumlah uang beredar yang tercatat (resmi) oleh bank. Jumlah uang yang sudah melalui hitungan formula ekonomi makro. Dimana jumlah uang beredar haruslah terukur. Karena jika terlalu banyak uang beredar, akibatnya akan memicu inflasi.

Jadi, persis seperti tulisan saya sebelumnya, bahwa ada sekitar Rp.6.000 trilliun yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Ndilalah Prabowo juga mengungkapkan hal tersebut secara gamblang dan rinci. Kalau sudah begini, apa masih ragu kalau beliau sebenarnya adalah "Timses" Jokowi?

*FAZ*
#DibohongiPakaiPrabowo

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Monday, February 18, 2019 - 11:15
Kategori Rubrik: