PON 2020 Papua, Pemerintah Sudah Pikirkan Ketersediaan Listrik

Ilustrasi

PON Papua 2020, Pemerintah Sudah Pikirkan Bangun PLTMG

Jayapura (RedaksiIndonesia) – Pekan Olah Raga Nasional atau PON XX tahun 2020 memang masih lama dan bakal digelar di Papua. Walau begitu, pemerintah turut memikirkan segala persiapan sejak dini agar ketika pelaksanaan tidak banyak terkendala.

Salah satunya tentu saja ketersediaan pasokan listrik yang kurang memadai di Papua. Untuk itu, Manajemen PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) melontarkan gagasan membangun beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dibeberapa titik.

"Untuk PON 2020 kita sedang rencanakan pembangunan PLTMG. Lokasinya sekarang kita cari di Holtekam dan juga di setiap tempat. Di Merauke kita sudah minta izin Pemda, di Timika, Biak dan Nabire," ucap General Manager PLN WP2B Robert Sitorus.

Kebutuhan saat PON 2020 diperkirakan lebih dari 100 MW dan jumlah tersebut diluar pembangunan pembangkit yang sedang berjalan seperti PLTU Holtekam dan PLTA Genyem.

"Kalau Untuk Jayapura yang akan dibangun dua kali 25 Mw, berarti 50 - MW. Total yang mau kita bangun di Papua dan Papua Barat 240 Mw dan seluruhnya PLTMG," ucap Robert.

Robert menambahkan bahwa dipilihnya gas sebagai bahan bakar dikarenakan ada pasokan yang memadai di Provinsi Papua Barat.

"Rencananya gas kita yang ada di Papua Barat akan kita datangkan. Papua Barat itu kan banyak sumber gas, ada Tangguh, Petro China dan lainnya," katanya Rabu (14/10/2015).

Sebelumnya Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Bangun Manurung menyatakan hitungan kasar yang sudah dilakukan Papua masih kekurangan sekitar 30 MW. Meski begitu, angka pastinya masih menghitung pembagian sarana dan prasarana di lima klaster pelaksana. (Antara)

Thursday, October 15, 2015 - 17:30