Polda Sumut Buru Akun Facebook Pelaku Penghinaan Presiden dan Budaya Batak

REDAKSIINDONESIA-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk mengusut dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang beredar di media sosial Facebook. 

Hal itu dilakukan Polda Sumut setelah Sentra Pelayanan Kepolisian kemarin menerima laporan seorang pengacara bernama Lamsiang Sitompul yang melaporkan pemilik akun Facebook Nunik Wulandari II dan Andi Redani atas dugaan penghinaan adat batak dan Jokowi.

“Sudah dibentuk Tim Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus dan mulai bekerja. Siapa pemilik akun Facebook itu bisa didapat oleh tim nantinya. 

Adapun undang-undang yang diduga dilanggar oleh kedua pemilik akun Facebook itu yakni mengenai undang-undang informasi transaksi elektronik,” Kasubbid Humas Polda Sumut, AKBP Mangantar Pardamean Nainggolan, Kamis (25/8/2016). 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan hingga saat ini belum ada pemanggilan kedua terlapor yang merupakan pemilik akun Facebook tersebut. “Baru ditunjuk penyidik dari Subdit 2 Ditreskrimsus tim untuk memburu pemilik akun facebook yang menghina Presiden. 

Perkembangan selanjutkan akan diinformasikan,” ujar Kombes Rina. Kedua pemilik akun Facebook itu dilaporkan Lamsiang ke Polda Sumut karena diduga telah menghina Presiden Republik Indonesia dan Suku Batak. Laporan Lamsiang tercatat dalam 
STTLP/1094/VII/2016/SPKT III pada 23 Agustus 2016, Lamsiang Sitompul mengatakan laporan dugaan penghinaan itu ia lakukan selaku bagian dari Suku Batak. 

Seperti diketahui sebelumnya, pakaian adat batak yang dikenakan Jokowi saat empat hari kunjungan kerja di Sumut menjadi sorotan publik. Ahli budaya dan tokoh masyarakat batak juga menilai pakaian dan atribut adat batak yang dikenakan Jokowi keliru. Jokowi juga terlihat seperti menggunakan wig berwarna pirang di penutup kepalanya.

 
(Sumber: Beritasatu/Okezone)
 
Friday, August 26, 2016 - 10:00
Kategori Rubrik: