Pola Pikir Yang Damai

ilustrasi

Oleh : Eiwei Younora

Hidup bermasyarakat di mana pun saja pasti aman tenteram kalau kita berpijak pada iman, kepercayaan pada Pencipta sebagai asal dan tujuan hidup kita. Semua kita, siapa pun dia, silahkan beragama. Tetapi beriman, tidak ada tawaran.

Ada istilah `a- theis', tidak bertuhan. Ini istilah yang kosong karena tidak ada satu manusia pun yang tidak percaya pada Tuhan. Menolak Tuhan itulah yang disebut `a-theis', tapi bukan tidak bertuhan. Orang yang tidak beragama pun tidak ada di dunia ini.
Karena ungkapan dari kedalaman nurani setiap orang akan adanya Tuhan itu tetap ada, hanya pengungkapan itulah yang berbeda-beda, sampai ada yang tidak menganut salah satu agama pun, tetapi dalam praktek pribadi yang bersangkutan membuat `agama' sendiri dalam bentuk `doa' atau `upacara' yang dia sendiri ciptakan. Jadi orang yang tidak beriman, tidak ada. Setiap kita manusia ini, kapan pun, di mana pun, adalah orang yang beriman dan beragama.

Apapun yang mereka imani, marilah saling menghargai.

Kita sebagai manusia yang hidup di dunia, marilah saling memelihara kedamaian dan saling menghargai perbedaan.

Bayangkan bagaimana damainya dunia, kalau di penuhi oleh orang2 yang beriman (menjalankan tingkah perilaku yg manusiawi setiap saat, mencintai sesama, menghargai perbedaan, jujur dan tidak munafik)

Mudahkan?? Kenapa harus di persulit dengan hal2 yang sebenarnya tidak perlu di masalahkan.

Kita manusia adalah sama. Kita semua saudara apapun agama dan keyakinan kita.

Marilah bersama2 saling menjaga dunia dan alam ini. Marilah sama sama melancarkan anti kekerasan dan penindasan kemanusiaan.

Marilah berhenti membicarakan agama. Biarlah agama itu menjadi urusan dan tanggung jawab pribadi masing2 dengan Tuhan.
Karena kita tidak tinggal di abad pertengahan lagi.

Marilah Selamat kan anak cucu kita dari perselisihan agama. Jadilah manusia yang cerdas.

Kalau memang percaya akan adanya surga maka, jadilah manusia yang baik, jujur, manusiawi dan penyayang serta cinta damai, niscaya surga sudah ada di tanganmu.

Bukankah Tuhan menginginkan kita semua seperti itu?

Love and peace
Sumber : Status Facebook Eiwie Younora

Wednesday, August 28, 2019 - 16:45
Kategori Rubrik: