Playing Victim Dahnil Anzar

Ilustrasi

Oleh : Muhammad Jawy

Prasangka saya adalah Mas Dahnil tidak korupsi, demikian juga panitia dari Pemuda Muhammadiyah. Saya tetap dengan prasangka ini, selama memang belum ada fakta-fakta yang bisa membuktikan sebaliknya.

Namun saya menyayangkan ketika Mas Dahnil melakukan politisasi terhadap masalah ini, dengan menyebut "konsekuensi mengkritik", menyebut GP Ansor, menyebut "akan dikerjain". Ini adalah pilihan diksi yang buruk dan semakin memperkeruh suasana. Saya berharap Mas Dahnil sebagai salah satu tokoh muda bangsa ini bisa lebih menahan diri.

Sebenarnya cukup dengan menunjukkan fakta yang ada, publikasikan saja laporan kegiatan kemah kemarin, laporan yang rinci. Toh jika menggunakan anggaran dari publik, hak publik juga untuk mengetahuinya. Jadi buka lebar-lebar informasinya, penggunaan anggarannya untuk apa. Nanti publik biar ikut menilai, apakah benar ada penyimpangan atau markup atau tidak.

Kalau tidak ada penyimpangan, tentu saja publik akan membela Anda. Tetapi kalau bermain di ranah opini, ini justru berpotensi membuat suasan panas, dan di era polarisasi ini, tidak semua mau sepakat dengan opini Anda.

Saran saya: Fakta dulu, baru bicara.

Sumber : Status Facebook Muhammad Jawy

Sunday, November 25, 2018 - 15:00
Kategori Rubrik: