PKS Dukung Prabowo Demi Agenda HTI –ISIS Dirikan Khilafah di NKRI

Oleh : Nadia

Sulit untuk menolak  tuduhan bahwa Partai Keadilan Sejahtera  (PKS) tidak ditunggangi kepentingan Hizbut Tahrir Indonesia  (HTI) dan Islamic State in Iraq and Syria ( ISIS).  Hal itu sama saja  dengan menolak tuduhan niat tersembunyi PKS ingin menganti  NKRI dengan khilafah yang selama ini diperjuangkan  organisasi terlarang HTI.
PKS sesungguhnya sudah dikuasai oleh organisasi terlarang HTI  yang menginginkan berdirinya khilafah di bumi Indonesia. Dengan mendukung Prabowo menjadi presiden, maka tujuan PKS aka HTI aka ISIS akan mudah tercapai. 
Apa yang mendasari nya?

Pertama, PKS, meskipun menentukan pilihan politik dalam Pilpres 2019  dengan mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tetapi  dalam setiap aksi #2019GantiPresiden tidak pernah sekalipun berani mempromosikan presiden yang akan diusung Prabowo. Artinya PKS sebenarnya tidak benar-benar mengusung Prabowo-Sandiaga, bagi mereka yang penting presidennya bukan Jokowi lagi.  Kalaupun nanti presidennya Prabowo, maka Prabowo sesungguhnya hanya alat untuk memuluskan niat busuk  yang sesungguhnya  yaitu menganti NKRI menjadi khilafah.

Kedua, dalam aksi-aksinya, PKS selalu mengusung solidaritas umat , memancing sensitifitas agama dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya,seperti yang digunakan HTI sebelum dibubarkan pemerintah dan juga cara-cara ISIS.

Ketiga,dalam aksi mereka seringkali  secara terang-terangan  menginginkan tahun 2019 ganti sistim dan tak lupa menyertakan symbol tulisan PKS dan HTI

Keempat, PKS begitu kencang mengangkat laten PKI tapi tak pernah mengangkat laten DI-TII . Isu-isu  kebangkitan PKI, Jokowi keturunan PKI, PKI  bangkit kembali segaja di hembuskan oleh PKS untuk membangkitkan ingatan rakyat Indonesia dan menimbulkan prasangka dan kebencian. Padahal nyata-nyata tuduhan PKS itu tidak terbukti.  Begitu kencangnya PKS mengangkat laten PKI tetapi PKS diam seribu bahasa tidak pernah sekalipun mengangkat laten HTI yang jelas-jelas ingin menganti pancasila dan mengancam NKRI.

Kelima, PKS  sangat kencang menolak UU pembubaran HTI,  UU terorisme. Bahkan secara terang-terangan PKS  melluai Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendukung upaya banding yang dilakukan Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Putusan PTUN Jakarta menolak permohonan HTI yang meminta agar pembubaran mereka oleh Kementerian Hukum dan HAM dibatalkan.  Padahal  majelis hakim  telah menyatakan bahwa HTI terbukti ingin mendirikan Negara khilafah di wilayah NKRI .

Jelas sudah agenda busuk PKS yang  diboncengi HTI-ISIS mengancam kedaulatan NKRI, sehingga  rakyat  harus waspada jangan sampai di bodohi dan salah memilih. 

#2019cerdasmemilihpresiden
#2019tolakparpolpengusungkhilafah
#2019NKRIhargamati

Thursday, September 20, 2018 - 13:30
Kategori Rubrik: