Pigai, Hak Rakyat Tolak Vaksin

ilustrasi
Oleh : Karto Bugel
Secara hukum formal apa yang dikampanyekan Pigai tidak terlalu salah. Tidak tepat, mungkin lebih pas.
Dia mengutip sebuah pasal dan benar adanya bahwa pasal itu ada dan masih berlaku.
Namun di sisi lain, sebagai pegiat HAM dia seharusnya juga aktif membela masyarakat yang tak teredukasi dengan benar sehingga menolak divaksin. Dua sisi mata uang harus dia pakai, bukan suka-suka karena sebab tak peka.
Bukankah ketika terjadi apa yang namanya status darurat, kadang beberapa aturan hukum tidak lantas tetap berlaku?
Apa yang disampaikan Pigai belum tentu tepat meski dia mengutip pasal yang masih berlaku karena ada unsur kedaruratan itu sendiri. PSBB Nasional adalah hukum darurat karena faktor adanya pandemi.
Akan ada banyak sekali pasal dapat kita kutip demi melawan kebijakan Pemerintah bila acuannya hanya bunyi pasal itu sendiri.
Bukankah banyak sekali kegiatan yang tiba-tiba harus dibatasi akibat pandemi ini?
Apakah mereka yang melakukan kegiatan dan selama ini diijinkan dan dilindungi oleh UU dan kini dilarang dapat mengutip dan membawa pasalnya masing-masing untuk melakukan penolakan seperti yang Pigai sarankan?
Kalau tak mau divaksin, Itu urusan anda tapi jangan ajak-ajak rakyat apalagi bawa-bawa ayat ehh.. pasal.
Itulah makna kedaruratan. Seharusnya Pigai tahu karena dia bukan orang sembarangan bukan?
.
.
RAHAY.U
.
Sumber : Status Facebook Karto Bugel
Monday, January 18, 2021 - 08:30
Kategori Rubrik: