Pidato Jokowi Menohon : Amerika dan China Berseteru

ilustrasi
Oleh : Oerip Prasetyo
 
Inikah alasan PBB menempatkan Indonesia mengawali pidato hari pertama bersama Amerika dan Tiongkok dalam Sidang Majelis Umum ( SMU ) PBB ke 75 Rabu, 23 September 2020. secara virtual.
Dalam pidatonya disesi debat umum

sungguh diluar dugaan saya dalam penyampaiannya mengenai perdamaian dunia.berikut kutipannya :

Diusia PBB yang ke 75 tahun ini, kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai ?
Saya kira jawaban kita akan sama " belum "
Saat ini konflik masih terjadi di belahan dunia, kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan, prinsip-prinsip piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.
Kita semua prihatin melihat situasi ini
Keprihatinan kita semakin menjadi besar disaat pandemi covid 19
disaat kita semua bersatu padu bekerja sama melawan pandemi, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin menajam.
Jika perpecahan dan rivalitas terus terjadi maka saya khawatir pijakan bagi stabilitas dan perdamaian yang lestari akan goyah atau bahkan akan sirna
Dunia yang damai " stabil " dan sejahtera semakin sulit diwujudkan.
Sementara itu dikawasan Asia tenggara, Indonesia bersama negara' ASEAN akan terus menjaga Asia tenggara sebagai kawasan damai, stabil dan sejahtera.
Pada hari jadinya yang ke 53, 8 Agustus 2020 yang lalu ASEAN kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Dari pidato pak Jokowi sampaikan dalam Sidang Majelis Umum PBB itu jelas esensinya konflik yang terjadi perang dingin antara Amerika serikat dan China
Peperangan bukan hanya dalam hal kontak senjata namun peperangan ekonomi yang dilakukan negara negara besar dan kuat akan berdampak pada perekonomian negara kecil dan berkembang.
Jika perekonomian dalam suatu negara terpuruk.tenru sudah bisa dipastikan tingkat kemiskinan, kelaparan dan kesenjangan sosial
Tidak bisa dihindarkan.
Subtansinya pesan yang disampaikan presiden Jokowi sangat kuat untuk meredam perang dagang Amerika serikat dan China.
Karena di momentum inilah presiden Jokowi bisa menyampaikan ekspetasinya untuk mewujudkan Dunia damai dan stabil.
Saya Bangga kepada Presiden Republik Indonesia

Sumber : Status Facebook Oerip Prasetyo

 

Monday, September 28, 2020 - 08:45
Kategori Rubrik: