Pesan Tahun Baru: Hidup dengan Cerdas Rohani, Nurani, Jiwa dan Pikiran

 
Oleh : Erros Djarot
 
Selamat tinggal tahun 2016 yg penuh persoalan SARA yg sempat menyesakkan nafas dan dada bangsa kita! 
 
Selamat datang tahun baru 2017. Semoga di tahun ini para penyebar kebencian dan para agen perpecahan tidak lagi mendapatkan tempat di hati masyarakat bangsa kita..amin.
 
Kembali hidup rukun dan damai semoga menjadi tekad kita bersama menjalani kehidupan di tahun 2017 ini..
Jangan lagi percaya ajakan membenci dan meniadakan kehadiran agama lain atas nama agama satunya. 
 
Tokoh Agama yg berkhotbah atas nama Allah namun yg ditebarkan hanyalah keresahan, kebencian dan semangat perpecahan.., pastikan bahwa sang pengkhotbah bukanlah seorang Ulama! Dia pasti hanyalah seorang yg gemar mengenakan atribut keagamaan namun sesungguhnya ia tidak sedang memuliakan agamanya dan apalagi agama yang lain. 
 
Ulama itu sendiri adalah lambang kedamaian dan kearifan!
 
Saya nyatakan hal ini karena teringat pesan seorang kiyai yg dalam hidup saya memberi banyak contoh nyata bagaimana seharusnya seorang Ulama menjalankan hidupnya!
 
Salah satu pesannya yg sangat relevan untuk saya share memasuki tahun baru 2017...begini bunyinya ...;
 
"...Ciri sebuah komunitas, kumpulan masyarakat atau sebuah bangsa yg dipimpin oleh Ulama...kehidupan di komunitas, masyarakat, bangsa tersebut pasti lah  penuh kedamaian, kemartabatan dan kewibawaan..! Seorang Ulama pemimpin umat hanya takut bila ditinggalkan Tuhan...dan tidak takut ditinggalkan umatnya..!"
 
Oleh karenanya.., merendahkan keyakinan agama yg lain sambil terus menghasut antar umat beragama untuk saling menghujat, meniadakan dan bila perlu saling membunuh, sungguh perbuatan yg sangat jauh dari sifat dan budaya seorang Ulama!
 
Memasuki Tahun baru 2017,  ini lah saatnya kita menumbuhkan kehidupan yg cerdas rohani, cerdas nurani, cerdas jiwa dan pikiran! Sehingga ajakan yg merendahkan dan menumpulkan rohani, nurani, jiwa dan pikiran kita, harus segera kita bendung dan jauhi.
 
Ketuhanan Yang Maha Esa adalah pemberian terindah yg diberikan Pancasila kepada bangsa ini...Wajib kita balas dengan memuliakannya lewat kehidupan yg rukun, damai, saling menghormati dan menjaga antara sesama umat manusia beragama yg mengagungkan Tuhan Yang Esa!
 
Demikian pesan sederhana ini saya sampaikan buat teman2 saudaraku sebangsa dan seTanahair.
 
Bagi yg kurang berkenan.., maafkan!
Bagi yg bersetuju...silahkan sebarkan!
 
Salam 2017, erros djarot.**
Wednesday, January 4, 2017 - 13:45
Kategori Rubrik: