Pesan Gus Mus...

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kondisi Sekarang di dunia social media itu penuh dengan fitnah dengan hujatan-hujatan kebencian itu menurut saya sumber utamanya adalah dari sikap berlebih-lebihan. Saya jauh hari sudah memperingatkan. Mencintai itu jangan berlebih-lebihan dalam segala hal. Ini akibat berlebih-lebihan dalam mencintai ataupun membenci. Itu berakibat seperti yang sedang terjadi orang di dalam apa namanya bersaing misalnya sudah lupa kalau bersaing sama sama mendukung calon presiden.

 

Kita sering lupa bahwa masing-masing calon itu sama-sama orang Indonesianya. Ndak ada orang Yahudinya, ndak ada orang Amerikannya, tidak ada orang Arab atau orang yg lainnya. Orang Indonesia semua. Prabowo sama Jokowi sama-sama Indonesia. Kedua-duanya pasti mempunyai program untuk kebaikan Indonesia, tapi ketika pendukung ini selalu berlebih-lebihan di dalam mendukung calonnya, selalu tidak hanya memuji calonnya saja.

Kalau bisa mestinya sebatas itu. tidak boleh melebihi. Jika kita senang dan cinta sama istri kita itu kita batasi memuji istri kita setinggi langit. Misalnya alisnya bagi semut beriring, dagunya bagai lebah bergantung, asal jangan diteruskan. Daripada istrimu?!

Untuk melawan penyebar berita-betia bohong, hoax, provokatif, atau perpecahan, jangan gunakan istilah "sing waras ngalah". Sebab jika kita mengalah maka justru merekalah yang merasa waras dan menang.

Maka kita harus melawan atau menanggulangi apa yang mereka sebarkan dengan cara yang sangat berbeda dengan mereka tentunya. Lawanlah ujaran kebencian dengan kasih sayang. Tidak dengan bahasa kebencian. 
 Sekian. Mari kita lawan fitnah di sekitar indonesia...Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"

(Sumber: Status Facebook Aldinshah V/Pesan ini disampaikan Gus Mus saat dikunjungi para relawan Masyarakat SAnti Fitnah Indonesia (Mafindo) Chapter Semarang)

Friday, February 10, 2017 - 23:00
Kategori Rubrik: