Perusakan GBK Adalah Masalah Serius

Ilustrasi

Oleh : Andhika Agung

Informasi sebenarnya harus di sampaikan agar tidak terjadi fitnah apalagi kejadian tersebut di goreng oleh kubu yg kontra untuk kepentingan lain.

Adanya sebagian kelompok meneriakan yel yel Anies-Sandi juga kuat dugaan bahwa seperti sudah di persiapkan. Padahal pada perhelatan kejuaran sebelumnya, tidak ada suporter yg meneriakan seorang pemimpin sampai sekelas presiden pun. Mereka fokus terhadap yel yel team nya sendiri.

Dengan kondisi team menang pun, kenapa harus ada kerusuhan merusak fasilitas di GBK, ada apa ? Ini juga pertanyaan bagi sebagian orang. Posisi menang pun merusak, apalagi jika team nya kalah ? Karena kita sama2 tahu bahwa stadion GBK di rapihkan dan renovasi menjadi stadion sekelas Internasional oleh pemimpin saat ini.

Team-team besar lain nya mengalami kekalahan dalam kondisi masih penyisihan akan tetapi tidak ada yg sampai merusak fasilitas stadion mana pun, mereka tetap berjiwa besar dan legowo. Apakah suporter lain juga tidak ada yg kontra dengan pemimpin saat ini, pasti ada... namun mereka paham ini tidak ada hubungan nya antara SUKA atau TIDAK SUKA. Ini lebih ke pada kedewasaan seorang suporter dalam menjalankan sportivitas. Apa kabar team yg kalah di Final, apakah mereka meluapkan kekecewaan nya dengan harus merusak FasUm yg ada ??

Ada juga kubu yg bilang bahwa Pak Jokowi takut kalah pamor sama Anies, ini bukan masalah pamor atau bukan. Jelas kalau bicara masalah pamor ruang lingkup Anies hanya di sebuah Daerah saja, sedangkan Pak Jokowi pamor nya bicara skala Nasional dan Dunia. Silahkan nilai sendiri... dan tidak perlu menggiring opini untuk menjadi kebencian dan perpecahan antar kelompok.

Belajar dari itu semua, sekarang tinggal langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mengusut pada masalah pengrusakan dan kericuhan pada laga Final kemarin. Segera ambil tindakan, agar masyarakat akan tahu apa tujuan mereka atas pengrusakan tersebut. Jadi tidak ada yg saling mencari pembenaran.

Kalian hidup di Kota tapi pola pikir dan karakter kalian tidak lebih dari manusia primitif yg hidup di hutan jauh dari hiruk pikuk kemajuan jaman.

Nuhun,

sumber : Status Facebook Andhika Agung

Tuesday, February 20, 2018 - 00:30
Kategori Rubrik: