Pertempuran Presiden Jokowi adalah Melawan Cendana

ilustrasi

Oleh : Jan Andrew Rohitu

Dulu diera Order Baru, Indonesia itu hanya milik keluarga ini.
Keringat dan darah segenap rakyat Indonesia dikuasai mutlak oleh keluarga selama 32 tahun.

Keluarga Cendana !!!
Sekelompok monarki samar-samar yang dikomandani kaisar tanpa tahta.
Soeharto yang lahir dari sebuah kemelut politik, tumbuh dan berkembang menjadi sebuah monarki oligarki.

Era Soeharto yang dijamannya disebut bapak pembangunan, yang sebetulnya hanya membangun keluarga dan kroni-kroninya.

Ingat Yayasan Super Semar ?
Sebuah yayasan yang sebetulnya media untuk mengambil uang rakyat.
Dibentuk tahun 1976, dimana ada klausal 50 persen laba Bank disetor ke yayasan ini.
Hasil dari setoran tersebut diyakini dipakai untuk bisnis keluarga dan kroni-kroninya.

Anak-anak Soeharto adalah anak sultan sebenarnya, merajalela di semua bisnis.
Jalan tol, media, otomotif dan banyak bagi, banyak sekali.

Bahkan Soeharto tak segan-segan keluarkan Kepres demi memuluskan usaha anak-anaknya.
Mobil nasional dan niaga cengkeh (BPPC), sebuah keputusan Presiden yang menguntungkan anak-anaknya tapi menyengsarakan rakyat.

Sekarang keluarga ini koar-koar bahwa Jokowi melakukan praktek Oligarki.
Kalian salah alamat, karena kalianlah rajanya OLIGARKI.

Silahkan runtut sejarah kalian ketika Soeharto berkuasa.

Menuduh Jokowi, ya kalian gegar akal.
Anak-anaknya hanya usaha martabak, tak butuh Kepres.
Atau goreng pisang tak butuh intervensi Pemerintah.
Ini kalian sebut Oligarki...?
Tolong intelektual kalian diperbaiki.

Masalah sebenarnya adalah keluarga Cendana sekarang dalam sebuah ketakutan yang amat sangat.
Karena Jokowi terus terusan mengejar para koruptor, bahkan dana orang Indonesia diluar negeri dengan cara apapun akan diambil alih oleh Negara.
Termasuk uang keluar Cendana yang kabarnya Sangat besar, besar sekali.

Diplomasi kalian gagal pada Jokowi, sehingga kalian putus asa dan melakukan manuver menyerang lewat Ormas yang kalah dalam Pilpres, Jenderal yang tak terpakai, media dibeli dan pengamat yang dipelihara.

Ciptakan bahwa Pemerintah Jokowi seolah-olah sedang darurat, membenci Islam, Oligarki, gagal atasi pandemi dan...ah kalian hanya sebuah drama Turgi.

Maaf keluarga Cendana, Jokowi adalah orang baik yang muncul tak terduga.
Bukan dari keluarga pengusaha, ataupun pengusaha besar.
Jokowi tak punya beban masa lalu, tak ada catatan menyakiti siapapun, tak punya data mencuri uang rakyat...

*Dan paling penting, saya ingatkan kepada
keluarga Cendana, Jokowi adalah pemberani,
Catat itu...!
Dan kami rakyat ada dibelakangnya*.

Sumber : Status Facebook Jan Andrew Rohitu

Friday, September 11, 2020 - 10:15
Kategori Rubrik: