Pertanyaan untuk Kampret

Oleh: Saiful Huda Ems

 

1. Banyak ulama senior yang keilmuan dan akhlaknya terjaga dengan baik, lalu mengapa kalian lebih percaya pada ustadz karbitan dan akhlaknya tercela?

 

 

2. Tiada satupun bukti yang menunjukkan Jokowi komunis terlebih PKI, kenapa kalian percaya hoax bahwa Jokowi komunis dan PKI? Kalian ini mengerti tidak apa itu komunis dan apa itu PKI? Sudah pernah baca berapa buku tentang teori komunisme dan sejarahnya?

3. Jokowi belum pernah sekalipun menyatakan dirinya pro asing, tetapi Prabowo berkali-kali menyatakan dirinya pro Amerika dan mengagung-agungkan dirinya sebagai didikan Barat, lalu mengapa kalian malah menuduh Jokowi yang pro asing?

4. Belum pernah keluar pernyataan dari Jokowi apalagi KH. Ma'ruf Amin bahwa beliau berdua melegalkan LGBT, beda lagi dengan Cawapres sebelah yang berkali-kali menampakkan prilakunya yang nyaris menyerupai kaum gay, terus kenapa kalian menuduh Pemerintahan Jokowi melegalkan LGBT?

5. Jokowi dan keluarganya tidak pernah memiliki sejarah melakukan pemberontakan pada negara apalagi pernah menculik dan menghilangkan nyawa rakyatnya, tetapi Soemitro ayah Prabowo pernah memberontak pada negara, dan Prabowo pernah menculik aktivis di tahun 1997, lalu mengapa kalian lebih menyukai Prabowo daripada Jokowi? Pasti belum tamat baca sejarahnya ya? Atau malah belum pernah sama sekali baca?

6. Semua prestasi Jokowi sangat mudah dibuktikan, sedangkan Prabowo nyaris tidak ada yang bisa dibuktikan prestasinya, bahkan yang ada malah pernah dipecat dari TNI, lalu mengapa kok yang kalian benci malah Jokowi? Bahkan Amin Rais di Thn.1998 pernah meminta agar Prabowo diseret ke Mahkamah Internasional untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya lho.

7. Hoax pernah berkali-kali disebarkan oleh Prabowo dan Uno, bahkan mereka berdua terakhir kami laporkan ke Bareskrim Polri dalam kasus hoax Ratna Sarumpaet, sedangkan Jokowi belum pernah melakukannya, namun kenapa kalian lebih mempercayai Prabowo-Uno daripada Jokowi-KH. Ma'ruf Amin?

8. Tentang kefasihan membaca ayat Al-Qur'an tentu saja Jokowi dan KH. Ma'ruf Amin lebih fasih daripada Prabowo dan Uno, tapi kenapa kalian malah lebih suka mentertawakan soal kefasihan Bhs. Arab Jokowi daripada Prabowo?

9. Indonesia ini negara yang berkonstitusi, maka tentu saja semua peraturan negara mengacunya kesana, tapi yang menjadikan saya heran mengapa kalian seolah menjadikan Kitab Suci sebagai acuan peraturan negara? Kalian ini mengerti tidak dengan sejarah, mengerti tidak dengan makna konstitusi sebagai rumusan kesepakatan bersama para tokoh pendiri bangsa untuk dijadikan landasan bernegara? Saya ragu, jangan-jangan nilai Hukum Tata Negara kalian C atau atau bahkan D.

10. Sudahkah kalian mengerti bahwa ternyata isi kepala kalian selama ini hanyalah serpihan-serpihan prasangka, dan hati kalian tak ubahnya hanyalah seonggok kebencian? Mari berdebat secara jernih jika kalian berani, tapi kalau hanya mau meluapkan amarah saja ya sudahlah, lebih baik saya pergi menemui mereka yang serius hendak berjuang untuk bangsa dan negara.

(Sumber: Facebook Saiful Huda Ems (SHE). 

Advokat dan penulis, Ketua Umum Pimpinan Pusat HARIMAU JOKOWI.)

Monday, October 22, 2018 - 21:30
Kategori Rubrik: