Persepsi Tentang Kehidupan Wanita Timur Tengah

ilustrasi
Oleh : Han Dyani
Saat aku bilang bahwa para wanita di Afganisthan, Libya, Mesir, Somalia dll dulu mereka berpakaian biasa ga pake hijab apalagi cadar, dulu wanita-wanita disana bebas sekolah, bebas bekerja di bidang apapun, wanita-wanita disana dulu begitu ceria dan berdaya.
Lalu datang sekelompok manusia radikal yang merubah semua itu dengan doktrin-doktrin yang mengatasnamakan perintah agama.
Wanita-wanita disana jadi wajib pake hijab, pake cadar, dan para wanita disanapun dibikin lemah dan ga berdaya.
Mereka terima saja saat dipoligami, mereka ga bisa berbuat apa-apa saat diperlakukan buruk oleh suaminya, mereka ga berdaya saat mendapatkan perlakuan seperti pada hewan, mereka ga mampu melawan saat diperjual belikan, mereka hanya bisa diam saat anak-anak perempuan merekapun mendapatkan perlakuan yang sama.
Jangankan membela anak-anak perempuan mereka, membela dirinya sendiripun para wanita disana ga mampu, ada yang bilang aku sok tau.
Saat aku bilang bahwa wanita-wanita Indonesia sekarang sedang digiring seperti wanita-wanita di negara-negara yang sekarang hancur itu untuk dilemahkan dan menjadi ga berdaya, ada yang bilang kalo aku terlalu membesar-besarkan.
Dulu saat wawasan dan pengetahuanku masih seuprit dan aku malas mencari tau banyak hal, akupun ga tau kalo para wanita disana yang sekarang begitu terpuruk dan terbelenggu pernah begitu berdaya dan mereka dulu ceria dan bahagia.
Jadi, cari tau dululah banyak hal yang kita belum tau sebelum ngatain orang lain sok tau.
Lihatlah video2 ini yang menggambarkan seperti apa wanita-wanita di Afganisthan dulu dan sekarang.
Dan aku tidak sedang membesar-besarkan masalah karena aku lihat kalo terus dibiarkan dan ga diingatkan, maka Indonesia akan menghadapi masalah besar.
Sumber : Status Facebook Han Dyani
Tuesday, January 19, 2021 - 08:45
Kategori Rubrik: